Terbit: 8 November 2022
Ditulis oleh: Wulan Anugrah | Ditinjau oleh: dr. Sheila Amabel

Setelah mengalami gejala kehamilan, sudah sewajarnya Anda melakukan tes kehamilan. Salah satu yang paling mudah dan umum digunakan adalah test pack. Namun, beredar kabar bahwa tes kehamilan dengan pasta gigi bisa menjadi alternatif lainnya. Benarkah tes ini efektif? Simak penjelasannya berikut ini.

Tes Kehamilan dengan Pasta Gigi, Efektifkah?

Bagaimana Cara Kerja Tes Kehamilan dengan Pasta Gigi?

Pasta gigi dipercaya dapat bereaksi dengan hormon kehamilan di dalam urine. Pasta gigi yang terkena urine dapat mengalami perubahan warna atau menjadi berbusa. Hal inilah yang memunculkan anggapan bahwa pasta gigi bisa digunakan untuk cek kehamilan.

Selain praktis dilakukan, cara ini juga tidak memerlukan banyak persiapan. Anda tinggal menyediakan alat dan bahan yang umumnya sudah dimiliki, yaitu pasta gigi dan sampel urine. Tak lupa, siapkan juga wadah untuk mencampur keduanya.

Setelah itu, lakukan beberapa langkah berikut untuk tes kehamilan dengan pasta gigi:

  • Ambil pasta gigi, lalu masukkan secukupnya ke dalam wadah yang sudah disiapkan.
  • Perlahan tuangkan sampel urine ke dalam wadah yang berisi pasta gigi tersebut.
  • Tunggulah selama beberapa saat hingga timbulnya reaksi.

Apabila Anda positif hamil, hasil yang akan diperoleh adalah perubahan warna pada pasta gigi atau munculnya busa. Biasanya kemunculan buih dibarengi dengan suara mendesis.

Adanya perubahan tersebut dianggap sebagai respons terhadap hormon kehamilan, yaitu human chorionic gonadotropin (hCG).

Sebaliknya, jika Anda tidak hamil, tidak akan ada reaksi apa pun dari gabungan pasta gigi dengan urine tersebut.

Baca Juga11 Ciri-ciri Kehamilan Sehat yang Harus Bunda Ketahui 

Seberapa Efektif Tes Kehamilan dengan Pasta Gigi?

Meskipun menjanjikan, tes kehamilan dengan menggunakan pasta gigi sebenarnya tidak efektif. Jadi, Anda tidak bisa mengandalkan tes ini untuk mendeteksi kehamilan.

Reaksi yang ada hanya terjadi karena sifat asam pada urine. Perlu diketahui, urine memiliki pH 6.0 hingga 7.5. Sementara itu, pasta gigi memiliki tingkat keasaman yang bervariasi.

Hal itu sesuai dengan sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2011. Menurut penelitian tersebut, pasta gigi bisa bersifat sangat asam hingga sangat basa.

Nah, hasil tes kehamilan dengan pasta gigi yang dianggap positif atau negatif kemungkinan berasal dari pH urine dan pasta gigi. Jadi, hasilnya tidaklah akurat.

Saat ini, tes kehamilan sendiri yang cukup akurat adalah dengan memeriksakan hormon human chorionic gonadotropin (hCG). Anda bisa menggunakan test pack untuk mendeteksi hormon ini.

Cara Efektif untuk Mendeteksi Kehamilan

Setelah mengalami gejala kehamilan, Anda bisa melakukan tes di rumah menggunakan alat tersebut. Gejala-gejala kehamilan, mencangkup:

  • Mual yang bisa disertai muntah.
  • Telat datang bulan.
  • Payudara yang membengkak.
  • Kelelahan.
  • Buang air kecil terus-menerus.
  • Konstipasi.
  • Perubahan suasana hati.
  • Perut kembung.
  • Kram.
  • Hilang nafsu makan.
  • Hidung tersumbat.

Penggunaan test pack umum dilakukan karena lebih praktis. Anda tinggal memasukan dipstick ke dalam sampel urine. Setelah itu, tunggulah beberapa saat untuk mendapatkan hasilnya.

Sebelum tes, Anda dapat menunggu setidaknya satu minggu setelah telat datang bulan.

Baca JugaMengenal Konsepsi dan Perannya dalam Kehamilan

Jika setelah test pack, Anda mendapatkan hasil positif, segera konfirmasi ke dokter untuk memastikan hasilnya. Dokter akan melakukan beberapa tes untuk mendeteksi kehamilan, seperti tes urine atau tes darah.

Sama seperti pengecekan yang dilakukan sendiri di rumah, sampel urine Anda akan diambil, lalu dicek di laboratorium untuk memeriksa ada tidaknya hormon kehamilan.

Tes darah juga dilakukan dengan pengambilan sampel darah, lalu dilanjutkan dengan pemeriksaan ke laboratorium.

Demikian penjelasan seputar tes kehamilan dengan pasta gigi. Jika tubuh menunjukkan tanda-tanda kehamilan, gunakan test pack mendapatkan hasil yang akurat. Tindaklanjuti dengan memeriksakan kondisi ke dokter bila hasil menunjukkan Anda positif hamil.

 

  1. Anonim 2021. Symptoms of Pregnancy: What Happens First. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/getting-pregnant/in-depth/symptoms-of-pregnancy/art-20043853. (Diakses pada 8 November 2022).
  2. Caporuscio, Jessica. 2020. Does the Toothpaste Pregnancy Test Work? https://www.medicalnewstoday.com/articles/toothpaste-pregnancy-test. (Diakses pada 8 November 2022).
  3. Higuera, Valencia. 2019. What Is a Toothpaste Pregnancy Test and Does It Work? https://www.healthline.com/health/pregnancy/toothpaste-pregnancy-test. (Diakses pada 8 November 2022).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi