Terbit: 28 February 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Masalah gigi dan mulut tidak bisa disepelekan. Penyakit yang menyerang organ-organ mulut dapat mengakibatkan gangguan kesehatan pada organ lainnya. Termasuk karies gigi, yang dapat dialami oleh anak-anak maupun orang dewasa. Pahami apa itu karies gigi, penyebabnya, serta cara mencegah karies gigi dalam artikel di bawah ini.

Cara Mencegah Karies Gigi, Sebelum Tambah Parah

Apa Itu Karies Gigi?

Karies gigi adalah kerusakan permanen pada permukaan keras di gigi seseorang yang dimulai oleh lubang yang sangat kecil. Karies akan merusak email gigi hingga mencapai saraf gigi.

Kerusakan gigi ini adalah masalah yang paling umum dan dapat berpengaruh ke organ tubuh lainnya. Karena itu sedari dini harus dihentikan dengan cara mencegah karies gigi.

Pada umumnya yang mengalami gangguan ini adalah anak-anak, remaja dan para manula. Namun sebenarnya siapa saja dapat mengalami karies, termasuk batita.

Pemeriksaan gigi teratur dan kebiasaan merawat gigi dengan benar adalah dua diantara beberapa cara mencegah karies gigi.

Gejala Karies Gigi

Saat pengeroposan pada gigi semakin besar, pasien akan merasakan gejala sebagai berikut:

  • Sakit pada gigi, bisa terjadi tiba-tiba tanpa pencetus sebelumnya
  • Gigi sensitif
  • Rasa sakit yang menusuk saat memakan makanan manis, dingin atau panas
  • Lubang yang terlihat pada gigi dan berwarna hitam atau kecoklatan
  • Rasa sakit pada saat menggigit makanan

Penyebab Timbulnya Karies Gigi

  • Plak yang menumpuk dan menyebabkan kerusakan gigi. Plak dibentuk oleh sisa-sisa makanan pada gigi, kebiasaan memakan makanan manis, serta tidak menggunakan benang gigi.
  • Menyusu hingga tertidur melalui dot di malam hari, pada bayi dan batita.
  • Faktor usia. Manula dapat mengalami penurunan gusi hingga gigi terekspos dan mengakibatkan kerusakan pada gigi.
  • Makanan manis dan minuman bersoda meningkatkan bakteri di dalam mulut hingga gigi mengalami karies. Makanan yang mengandung karbohidrat tinggi juga dapat mengotori gigi karena gula yang ditimbulkannya.
  • Tidak terbiasa menyikat gigi setelah makan dan sebelum tidur.

Baca Juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Cabut Gigi? Kenali Tandanya!

Cara Mencegah Karies Gigi

Cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya karies gigi adalah melakukan perawatan gigi yang benar. Menjaga kebersihan gigi juga dapat mencegah terjadinya karies dan gigi berlubang.

Berikut adalah bagaimana cara mencegah karies gigi:

1. Menyikat gigi dengan pasta gigi berfluoride

Usahakan selalu menyikat gigi setelah makan atau minum minuman manis. Ini adalah pencegahan yang paling ideal karena segera membuang gula sebelum bereaksi dengan liur.

2. Gunakan benang gigi

Benang gigi berguna untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang ada di sela gigi, yang tidak terjangkau oleh sikat gigi.

3. Rajin berkumur-kumur

Berkumur dapat membantu menghilangkan sisa makanan. Jika sudah ada tanda kerusakan, sebaiknya berkumur teratur setelah makan atau menyikat gigi dengan mouthwash yang mengandung fluoride.

4. Memeriksakan kesehatan gigi secara teratur ke dokter gigi

Periksakan gigi paling tidak 6 bulan sekali walaupun gigi tidak sakit. Terutama ketika tanda-tanda kerusakan gigi telah terlihat atau terasa, jangan tunda untuk memeriksakannya ke dokter.

5. Menggunakan dental sealants

Alat ini adalah plastik pelindung gigi untuk mencegah keropos dan bolong pada gigi belakang. Dental sealant akan melindungi gigi dari plak dan asam akibat makanan.

Alat ini dapat digunakan hingga beberapa tahun tetapi harus dijaga kebersihannya.

6. Mengkonsumsi air mineral

Air mineral mengandung fluoride yang baik untuk menjaga gigi dari kerusakan. Selain itu air mineral juga mengandung sejumlah kecil kalsium, fosfor, kalium, serta beberapa mineral lain yang berguna untuk memperkuat gigi.

7. Batasi asupan makanan dan minuman manis

Gula adalah makanan utama bakteri di dalam mulut. Selain merusak gigi, makanan manis juga berpotensi meningkatkan risiko diabetes.

Makanan tinggi karbohidrat juga sebenarnya adalah sumber gula. Karena karbohidrat yang bercampur dengan zat ptialin dalam ludah akan berubah menjadi glukosa, jadi batasi pula makanan jenis ini.

8. Memilih makanan yang ramah di gigi

Makanan yang ramah di gigi adalah yang tidak terlalu keras, terlalu asam, atau terlalu manis. Misalnya buah-buahan segar dan sayuran.

9. Melakukan terapi fluoride

Terapi ini akan disarankan dokter gigi ketika seseorang diketahui tidak mendapat cukup fluoride. Dokter akan merekomendasikan terapi ini ketika risiko kerusakan gigi pasien sangat tinggi.

10. Terapi anti bakteri

Ketika gigi pasien sangat mudah rusak–misalnya karena obat-obatan tertentu–dokter gigi biasanya merekomendasikan pula terapi anti bakteri. Terapi ini akan mengurangi jumlah bakteri di mulut agar kerusakan gigi dapat dicegah.

Baca Juga: Rasa Ngilu Akibat Gigi Sensitif? Ini 7 Cara Mengatasinya!

11. Jangan biarkan anak pakai dot botol susu hingga tertidur

Jika hal ini masih berlangsung (dan biasanya agak susah dihilangkan), maka segera cabut dot begitu si kecil terlelap. Berikan beberapa tetes air di mulut si kecil untuk membilas sisa susu yang tertinggal. Setelah itu lap geliginya dengan kain kasa yang dibasahi air hangat.

12. Mengonsumsi xylitol

Selain cara-cara di atas, mengunyah permen yang mengandung xylitol juga dapat mengurangi pertumbuhan bakteri di dalam mulut. Xylitol juga pelan-pelan melepaskan fluoride ke dalam mulut yang dapat melindungi gigi dari kerusakan.

Jika cara mencegah karies gigi dilakukan sejak dini, kerusakan gigi tentu dapat diminimalisir. Dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut, kesehatan organ tubuh yang lain juga akan terjaga.

  1. Mayo Clinic. 2020. Cavities/tooth decay. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/cavities/symptoms-causes/syc-20352892. (Diakses pada 18 Februari 2022).
  2. University of Illinois Chicago. 2017. 5 Amazingly Simple Things You Can Do to Prevent Cavities. https://dentistry.uic.edu/news-stories/5-amazingly-simple-things-you-can-do-to-prevent-cavities/. (Diakses pada 18 Februari 2022).
  3. WebMD. 2021. Preventing Tooth Decay. https://www.webmd.com/oral-health/guide/tooth-decay-prevention. (Diakses pada 18 Februari 2022).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi