Terbit: 5 July 2022
Ditulis oleh: Wulan Anugrah | Ditinjau oleh: dr. Aloisia Permata Sari Rusli

Bisul adalah benjolan merah yang terasa sakit. Biasanya, benjolan ini disertai dengan kemunculan nanah. Kondisi ini terjadi akibat infeksi bakteri pada kulit yang muncul di folikel rambut dan kelenjar minyak. Salah satu bumbu dapur yang dipercaya mengatasinya adalah bawang putih. Benarkah khasiat bawang putih untuk bisul yang satu ini? Temukan jawabannya di sini.

Manfaat Bawang Putih untuk Atasi Bisul, Benarkah Efektif?

Manfaat Bawang Putih untuk Bisul?

Sebagian besar bisul akan pecah, mengering, dan sembuh selama kurang lebih 2 hari sampai 3 minggu setelah kemunculannya.

Meskipun dapat sembuh dengan sendiri, ada berbagai perawatan rumahan yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat penyembuhan. Salah satu obat alami yang dapat digunakan untuk mengatasi bisul adalah bawang putih.

Bawang putih atau Allium sativum merupakan rempah yang sering kali digunakan pada berbagai jenis masakan. Rempah ini sudah terkenal kemampuan penyembuhannya sejak zaman Mesir Kuno, Yunani Romawi, Babilonia, dan Cina.

Sejumlah penelitian ilmiah juga telah membuktikan kemampuan bawang putih untuk mengatasi infeksi pada kulit.

Baca JugaManfaat Bawang Putih untuk Atasi Wasir, Benarkah Terbukti?

Menurut tinjauan dari Dermatol Reports, penggunaan ekstrak bawang putih secara topikal dapat berpotensi mengatasi sejumlah masalah pada kulit, seperti psoriasis, alopecia areata, bekas luka keloid, luka, infeksi virus serta jamur, dan leishmaniasis (infeksi akibat lalat pasir).

Selain itu, penggunaan bawang putih secara topikal juga dianggap dapat mencegah tanda-tanda penuaan pada kulit sekaligus memberikan meremajakan kulit.

Seluruh khasiat tersebut hadir berkat kandungan antibakteri, antivirus, antijamur, dan antiseptik di dalam bawang putih. Sifat antibakteri dan antijamur dalam bawang putih berasal dari senyawa alisin, ajoene, fruktosa, dan saponin.

Alisin bertindak sebagai antibakteri dan antijamur sehingga dapat membunuh bakteri penyebab bisul dan jerawat. Senyawa ini juga disebut-sebut dapat menurunkan pembengkakan dan peradangan.

Selain itu, kandungan lain yang dapat memberikan manfaat bawang putih untuk menangani bisul yaitu tiosulfinat. Zat ini bertindak sebagai antimikroba.

Tak hanya itu, berbagai kandungan vitamin dan mineral di dalam bawang putih juga dapat membantu bisul atau jerawat makin parah. Sebut saja vitamin C, vitamin B6, tembaga, zinc, dan selenium.

Cara Menggunakan Bawang Putih untuk Mengatasi Bisul

Setelah mengetahui bahwa bawang putih dapat menjadi obat alami bisul, kini Anda juga harus tahu bagaimana cara menggunakan rempah ini untuk masalah kulit tersebut.

Pasalnya, manfaat bawang putih untuk bisul bisa Anda peroleh, asalkan digunakan secara tepat sesuai aturan.

Melansir Medical News Today, Anda bisa memilih bawang putih yang segar. Berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda lakukan:

  • Siapkan 3 sampai 4 siung bawang putih.
  • Hancurkan bawang putih menjadi bentuk jus atau pure.
  • Oleskan pada bisul di kulit.
  • Diamkan selama kurang lebih 10 menit.
  • Setelah jangka waktu tersebut, bilas menggunakan air mengalir.
  • Keringkan menggunakan handuk dengan cara ditepuk-tepuk. Hindari menggosoknya terlalu keras.

Baca Juga12 Manfaat Bawang Putih Bakar, Kandungan, dan Cara Membuatnya

Selain mengaplikasikan langsung bawang putih ke kulit, Anda juga bisa memanfaatkan kain tipis untuk memperoleh ekstrak rempah ini. Berikut ini panduan caranya:

  • Siapkan 5 siung bawang putih.
  • Hancurkan sampai membentuk pure atau jus.
  • Balut bawang yang sudah hancur tersebut menggunakan kain tipis.
  • Peras lembut kain untuk mendapat ekstraksi.
  • Oleskan pada bisul di kulit.
  • Biarkan sampai sekitar 10 menit.
  • Setelahnya, bilas menggunakan air mengalir.
  • Keringkan menggunakan handuk.

Saat mengaplikasikan bawang putih mentah di kulit, mungkin Anda akan merasa perih dan panas. Selain itu, efek samping bawang putih untuk bisul yang harus Anda waspadai yaitu sakit perut serta gangguan pada refluks dan gastrointestinal.

Apabila terjadi efek samping yang tidak diinginkan seperti di atas dan terjadi berkepanjangan, segera hentikan penggunaan bawang putih dan periksakan ke dokter untuk penanganan yang tepat.

Anda juga dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan yang sesuai, terutama jika bisul yang dialami ukurannya terbilang besar atau cukup parah

 

  1. Dietz, Vance. 1999. Garlic for the Treatment of Topical Infections: Does It Help? https://www.reliasmedia.com/articles/53351-garlic-for-the-treatment-of-topical-infections-does-it-help. (Diakses pada 5 Juni 2022).
  2. Huizen, Jennifer. 2017. Home Remedies for Boils. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319939. (Diakses pada 5 Juni 2022).
  3. Pazyar, Nader., & Feily, Amir. Garlic in Dermatology. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4211483/. (Diakses pada 5 Juni 2022).

DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi