Terbit: 16 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Amenore adalah keterlambatan haid pada wanita yang terjadi bukan karena mereka  sedang hamil atau mengandung. Keterlambatan ini bisa terjadi karena ada beberapa gangguan pada tubuh wanita khususnya pada organ reproduksi.

Bahaya Sering Terlambat Haid (Amenore) Bagi Kesehatan Wanita

Kalau Anda tidak kunjung mendapatkan menstruasi pertama kali hingga usia 18 tahun atau menstruasi tidak muncul selama tiga bulan berturut-turut. Waspadai bahaya-bahaya yang bisa mengancam kesehatan tubuh di bawah ini.

1. Anoreksia nervosa
Anoreksia nervosa menyebabkan wanita menjadi terlihat kuras secara mendadak dan tidak nafsu makan. Selain itu, tingkat metabolisme basal dari wanita akan turun dan menyebabkan banyak gangguan pada tubuh khususnya pada gula darah dan tekanan jantung yang terus menurun dari waktu ke waktu.

Kalau Anda merasa tubuh mengalami penurunan fungsi dan menstruasi tidak terjadi lagi, segera periksakan diri ke dokter. Apa yang Anda alami bisa dicurigai sebagai anoreksia nervosa yang berbahaya untuk kesehatan.

2. Tumor hipofisis
Tumor hipofisis yang berada di dalam otak biasanya memunculkan dua buah gejala. Pertama, wanita akan mengalami sakit kepala yang tidak tertahankan disertai gangguan penglihatan. Lebih lanjut, wanita juga mengalami gejala gangguan menstruasi yang terjadi salam berbulan-bulan.

3. Keluarnya cairan mirip susu dari payudara
Beberapa wanita yang alami amenore kerap mengeluarkan cairan mirip susu dari payudaranya. Kalau Anda sudah mengalami hal seperti, harap waspada. Kelainan ini bisa menyebabkan wanita mengalami pengerutan alat kelamin yang bisa mengganggu kesuburan wanita.

Hingga sekarang belum diketahui penyebab terjadinya gangguan ini. Namun, para ahli memperkirakan kalau gangguan ini juga disebabkan oleh kelainan pada hipofisis akibat tumor yang terus memperbesar dan mengganggu fungsi beberapa organ tubuh.

Jika, Anda mendapatkan tiga gejala di atas disertai dengan amenora, segera lakukan konsultasi dengan dokter agar bisa segera diatasi atau mendapatkan pengobatan.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi