Terbit: 12 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Menopause adalah keadaan saat wanita tidak mendapatkan menstruasi lagi. Sel telur di dalam tubuh tidak diproduksi lagi sehingga mereka tidak bisa mengalami kehamilan. Selain itu, wanita yang sudah mengalami menopause juga cenderung turun hasrat seksualnya karena faktor hormon dan keringnya vagina karena susah menghasilkan cairan pelumas.

Apakah Pria Juga Alami Menopause?

Nah, menopause ternyata juga terjadi pada pria. Kira-kira seperti apa ya, berikut ulasan selengkapnya.

Menopause pada pria yang sesungguhnya
Menopause pria sebenarnya hanya istilah saja. Pria tidak mengalami menopause karena tidak memilih vagina dan rahim. Namun, seiring dengan berjalannya usia, pria akan mengalami penurunan jumlah sperma dan kualitasnya juga anjlok. Menurut penelitian, jumlah sperma akan menurun 1% per tahun setelah berusia 30 tahun.

Penurunan kuantitas dan kualitas sperma inilah yang dinamakan menopause pria atau dokter lebih suka menggunakan istrilah andropause. Perubahan jumlah sperma hingga testosteron dalam tubuh membuat pria mengalami penurunan fungsi seksual, level energi, dan keinginan untuk berhubungan badan dengan pasangan.

Menurunnya stamina dan keinginan untuk bercinta
Saat memasuki fase ini testosteron akan menurun jumlahnya. Dampaknya, pria akan mengalami beberapa gejala di bawah ini.

  • Fungsi seksual akan berubah, pria akan mengalami disfungsi ereksi, infertilitas, dan penurunan libido. Pada tahap ini testis pada pria juga akan mengecil.
  • Pria akan mudah mengantuk atau mengalami insomnia pada waktu-waktu tertentu.
  • Daya tahan tubuh akan menurun karena fungsi otot tidak akan sempurna. Selain itu kadar lemak di dalam tubuh akan meningkat disertai pengeroposan tulang seperti halnya wanita.
  • Pria yang sudah mengalami penurunan kadar testosteronnya akan mengalami penurunan percaya diri, kerap mengalami depresi, dan sulit untuk berkonsentrasi.

Untuk mengatasi menopause pada dia ini tentu sulit dilakukan karena terjadi secara alami. Namun, kita bisa tetap menerapkan gaya hidup sehat agar selalu bugar dan tidak mudah terkena penyakit.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi