Terbit: 1 Maret 2018 | Diperbarui: 28 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Kadang orang tua dibuat kesal dengan ulah anak yang suka mencoret-coret tembok. Namun ternyata hobi mencoret-coret tembok ini merupakan pertanda bagus bagi perkembangan anak. Kok bisa?

Anak Suka Coret-Coret Tembok? Ini Solusinya

Umumnya anak mulai suka mencoret-coret saat memasuki usia 2 tahun. Ketika genggamannya sudah mulai kuat dan tearah, anak akan mulai mencoret-coret apa saja yang perlu dicoret mulai dari dinding, lantai, atau lemari. Sikap anak ini kadang cukup membuat orang tua kesal karena rumah jadi terlihat tidak rapi dan kotor. Namun sebenarnya hobi coret-coret ini adalah pertanda bahwa motorik halusnya sedang berkembang, begitu juga dengan kreativitas dan imajinasi anak.

Pada awalnya, cara anak memegang pensil atau krayon masih terlihat kasar atau asal-asalan. Lama kelamaan, anak akan semakin terlatih dan goresannya akan semakin baik. Anak memang senang mencoret dinding karena menurutnya ia akan lebih mudah mencoret dalam posisi berdiri dibandingkan menggambar dalam posisi duduk.

Agar dinding rumah Anda tidak ‘habis’ dicoret-coret anak, Anda dapat mengajarinya untuk menggambar di buku gambar atau papan tulis. Namun jika ia tetap memilih untuk mencoret-coret tembok, berikan aturan bahwa ia hanya boleh mencoret tembok kamarnya atau kamar bermainnya saja.

Selain itu Anda juga perlu menyediakan alat gambar yang tidak mengandung zat yang berbahaya. Pada usia balita anak umumnya penasaran ingin menjilat atau mengigit krayonnya sehingga dikhawatirkan akan menyebabkan anak keracunan. Anda juga perlu menjauhkan barang-barang seperti lipstik dari jangkauan anak-anak agar tidak digunakan untuk menggambar.

Jika memang anak menyukai kegiatan menggambar di tembok, Anda bisa menjadwalkan kegiatan ini dengan rutin. Saat menggambar bersama, Anda bisa mengajaknya untuk mencoba media menggambar lain seperti di buku gambar atau kertas karton lebar.

Meskipun mencoret tembok membuat rumah Anda menjadi terlihat tidak rapi, namun jangan marahi anak hanya karena ia mencoret-coret tembok. Jika anak terlanjur coret-coret di bagian yang tidak disepakati, maka ajak mereka membersihkan bagian tersebut dan ingatkan bahwa ia punya tempat lain untuk menggambar. Hal ini selain melaih kreativitas anak juga dapat melatih anak untuk bertanggung jawab.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi