Terbit: 13 September 2016 | Diperbarui: 24 July 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Salah satu hal yang kerap kali jarang kita ajarkan pada anak adalah cara mengunyah dengan benar. Kita terlalu sibuk mengenalkan makanan sehat pada anak dengan harapan mereka bisa mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh dan terjaga kesehatannya. Padahal, dengan memberikan pendidikan cara mengunyah dengan benar, kita juga akan memastikan bahwa nutrisi-nutrisi makanan ini bisa diserap dengan sempurna oleh tubuh anak. Tak hanya itu, mengunyah dengan benar juga bisa membuat kesehatan gigi anak tetap terjaga.

Anak Harus Diajari Mengunyah Dengan Kedua Sisi Gigi

Pakar kesehatan gigi drg. Eva Fauziah menyebutkan jika mengunyah akan membuat kita memproduksi banyak air liur. Selain membantu proses pencernaan, air liur ini akan membuat gigi lebih bersih secara alami. Ia pun menyarankan kita untuk mengunyah makanan pada kedua sisi gigi secara seimbang sehingga produksi air liur ini cukup dan membersihkan semua bagian gigi dengan sempurna yang tentu akan mencegah datangnya plak dan karang gigi pada gigi anak.

Beliau memberi contoh dimana banyak kasus dimana anak yang terlalu sering mengunyah pada satu sisi struktur gigi, contohlah gigi bagian kanan saja, maka bagian kirinya akan mengalami masalah karang gigi. Hal ini berarti, peran serta orang tua dalam menjaga cara mengunyah anak yang benar akan membuat anak menjaga pertumbuhan rahangnya dengan baik.

Dr Eva menyarankan orang tua untuk aktif mengajari anak mengunyah gigi dengan benar, dimana pada awalnya, saat bayi berusia enam bulan, mereka bisa melatih anak dengan makanan bertekstur layaknya bubur hingga biscuit yang sudah dilembutkan. Jangan paksakan anak bayi untuk mengunyah makanan lebih keras layaknya suwiran ayam atau bubur yang bisa membuat mereka kurang baik dalam mengunyah dan cenderung langsung menelan makanan. Tak hanya itu, makanan dengan tekstur keras bisa membuat struktur gigi dan rahang pada anak akan kacau balau. Berikan bayi makanan yang bertekstur lebih keras andai usianya sudah lebih dari setahun, usia dimana struktur gigi dan rahang bayi sudah mulai membaik.


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi