Terbit: 17 Mei 2022 | Diperbarui: 30 Mei 2022
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: dr. Ursula Penny Putrikrislia

Read aloud adalah metode membaca nyaring yang bagus untuk anak maupun orang tua. Metode membaca nyaring ini dapat membantu anak berbicara. Bunda, yuk, cari tahu manfaat lainnya dan teknik melakukannya dengan benar, selengkapnya di bawah ini.

Read Aloud, Metode Membaca Nyaring untuk Menumbuhkan Minat Baca Anak

Apa Arti Read Aloud?

Read aloud artinya adalah membaca buku dengan suara nyaring untuk anak. Membaca nyaring adalah cara yang paling efektif bagi anak karena cara tersebut mengajarkan anak bahwa aktivitas tersebut adalah aktivitas yang menyenangkan.

Manfaat Read Aloud bagi Anak

Membacakan buku untuk anak di usia berapapun dapat meningkatkan perkembangan otaknya hingga meningkatkan ikatan dengan anak.

Penting untuk diketahui, pada dasarnya anak mudah menyerap hampir semua hal, termasuk cerita yang dibacakan dengan nyaring.

Berikut ini manfaat read aloud untuk anak, di antaranya:

1. Kemampuan mendengarkan

Mendengarkan cerita yang dibacakan dengan nyaring melibatkan beberapa tingkat pemahaman bagi anak. Pemahaman bergantung pada perhatian, dengan kata lain keterampilan mendengarkan.

Para ahli di Scholastic menjelaskan bahwa mendengarkan adalah keterampilan yang harus dimiliki anak-anak sebelum dapat membaca sendiri.

2. Bonding

Membaca memberikan manfaat luar biasa bagi orang tua dan anak untuk menjalin ikatan emosional (bonding). Ini adalah cara yang bagus untuk memanfaatkan waktu antara orang tua dan anak.

Penelitian di tahun 2008 menunjukkan bahwa membaca dapat mendukung ikatan orang tua dan anak yang solid. Anak-anak merasa aman ketika  dibacakan cerita.

3. Memperluas kosa kata

Para ahli dari National Center on Early Childhood Development, Teaching and Learning menjelaskan bahwa manfaat read aloud untuk anak adalah membantu menambah jumlah dan variasi kata yang anak gunakan.

Saat membaca buku, orang tua mungkin menggunakan nama yang lebih spesifik untuk tumbuhan atau hewan yang berbeda atau menggunakan lebih banyak kata sifat sekaligus.

Penelitian di tahun 2019 memperkirakan bahwa anak-anak yang secara teratur dibacakan cerita—terutama 5 tahun menjelang taman kanak-kanak—ternyata memiliki jumlah kata yang lebih banyak daripada anak-anak yang tidak dibacakan selama masa tersebut.

4. Membantu perkembangan kognitif dan bahasa

Sebuah penelitian di tahun 2013 menunjukkan bahwa bayi yang dibacakan dan diajak bicara memiliki lebih tinggi keterampilan bahasa dan perkembangan kognitif.

Sementara penelitian lain menunjukkan bahwa bonding ini meluas sepanjang masa kanak-kanak hingga masa remaja. Faktanya, para peneliti mengatakan bahwa interaksi verbal antara orang tua dan anak dapat meningkatkan bahasa dan nilai IQ hingga usia 14 tahun.

Baca Juga: 11 Cara Mengajarkan Anak Membaca dengan Cepat

5. Kreativitas

Buku dan cerita akan membuka dunia baru bagi anak. Perlu Anda ketahui, cerita fiksi melampaui dunia nyata dan menggunakan elemen fantasi yang membuat anak-anak berpikir di luar kebiasaan. Oleh karena itu, membacakannya cerita dapat menstimulasi kreativitasnya

Para ahli mencatat bahwa kreativitas penting untuk mengembangkan minat dan ide, serta untuk membangun kesehatan emosional.

6. Mengembangkan rentang perhatian

Membacakan buku untuk anak dapat membantunya mengembangkan konsentrasi, keterampilan, dan disiplin.

Pada beberapa kasus, tidak setiap anak akan merasa nyaman saat membacakan cerita. Oleh karena itu, mencoba menerapkan read aloud secara teratur dapat membuat anak mendengarkan untuk memahami.

Saat mendengarkan, anak cenderung duduk diam, mengembangkan rentang perhatian yang lebih lama, bahkan hal tersebut meningkatkan kemampuan memorinya yang sedang berkembang.

7. Perkembangan sosial dan emosional

Manfaat membaca buku untuk anak kecil mengajarkannya cara mengatasi pengalaman yang sulit atau membuat stres. Membaca cerita tentang situasi yang berpotensi emosional, seperti memulai masuk di sekolah baru, bisa membantu memulai percakapan dan menunjukkan kepada anak bahwa perasaan tersebut adalah sesuatu yang normal.

8. Pelajaran hidup

Membaca buku memberikan kesempatan untuk berbicara tentang keadaan dunia nyata dengan cara yang sesuai usia. Anak-anak umumnya menyukai buku yang menampilkan animasi yang sesuai usianya, terutama yang melakukan aktivitas sehari-hari

Selain mencontohkan apa yang terjadi dalam berbagai situasi, read aloud tentang subjek yang ditargetkan mampu membantu anak-anak tidak merasa sendirian saat menghadapi sesuatu yang baru atau menghadapi sesuatu yang tidak nyaman.

Baca Juga: 10 Manfaat Membaca Buku untuk Tubuh dan Pikiran

Tips Membacakan Buku untuk Anak

Cara yang perlu orang tua lakukan hanyalah meluangkan waktu membacakan buku untuk anak. Buat pengalaman membaca buku yang lebih menyenangkan bagi Anda dan anak.

Berikut ini beberapa tips membacakan buku untuk anak:

1. Konsisten membacakan buku

Cobalah untuk menjadikan membaca sebagai rutinitas dengan anak. Saat melakukannya, Anda tidak perlu membaca buku yang berbeda setiap hari. Anak-anak suka mendengar cerita yang sama berulang-ulang, dan anak belajar melalui pengulangan ini.

Pastikan untuk meluangkan cukup waktu untuk membaca untuk anak. Tidak semua orang tua punya banyak waktu setiap hari untuk membaca, jadi sempatkan ketika ada waktu senggang. Namun, anak harus melihat membaca sebagai aktivitas rutin.

2. Buat membaca menjadi menyenangkan

Ketika membacakan buku untuk anak, gunakan suara yang berbeda untuk karakter, jeda, lagu, atau drama lainnya untuk membuat cerita menjadi hidup. Membaca dengan teknik tersebut akan membantu anak lebih memahami cerita.

3. Menunjukkan ketertarikan

Anak-anak suka menerapkan cerita ke dalam kehidupannya sendiri. Ini tidak hanya membuat teks cerita lebih bermakna, tetapi juga membantu anak mengatasi berbagai situasi yang ia hadapi dalam pengalaman sehari-harinya. Oleh karena itu, tunjukkan ikatan atau hubungan cerita tersebut dengan anak.

4. Jangan berhenti membaca buku

Pertukaran kata apa pun sangat bermanfaat bagi anak-anak. Jadi, apabila suatu saat Anda mengalami kebuntuan saat menceritakan sesuatu, Anda bisa mengalihkan dengan menceritakan tentang apa yang dilihat atau meminta anak untuk menjadi pendongeng.

Apa pun yang membuat bahasa mengalir antara Anda dan anak—terutama saat masa emas (golden age)—adalah sesuatu yang penting.

 

  1. Anonim. 2021. Reading Aloud. https://www.teachervision.com/reading-aloud/reading-aloud. (Diakses pada 17 Mei 2022)
  2. Anonim. 2015. Read Aloud, Metode Membacakan Buku untuk Anak-anak. https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2015/04/read-aloud-metode-membacakan-buku-untuk-anak-anak-4128-4128-4128. (Diakses pada 17 Mei 2022)
  3. Marcin, Ashley. 2020. Reading to Children: Why It’s So Important and How to Start. https://www.healthline.com/health/childrens-health/reading-to-children. (Diakses pada 17 Mei 2022)


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi