Terbit: 7 Desember 2021
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Pada dasarnya air susu ibu (ASI) dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu foremilk dan hindmilk. Lantas, apa perbedaan ASI foremilk dan hindmilk? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Mengenali Perbedaan Foremilk dan Hindmilk pada ASI

Perbedaan Foremilk dan Hindmilk

ASI pertama yang diterima bayi pada awal sesi menyusui dikenal sebagai foremilk, air susu ibu jenis ini memiliki kadar air yang lebih banyak dan volumenya tinggi, namun kadar lemaknya rendah. Jelang akhir sesi menyusui, volumenya akan menurun akan tetapi kandungan lemaknya meningkat, air susu ini dikenal sebagai hindmilk.

Hal inilah yang membuat perbedaan utama kandungan ASI hindmilk dan foremilk yaitu kandungan lemak yang ada di dalamnya.

Lantas, apa manfaat foremilk dan hindmilk? Keduanya mengandung laktosa yang dibutuhkan bayi untuk berkembang dengan baik. Laktosa membantu bakteri baik tumbuh dalam sistem pencernaan, sehingga membantunya melawan bakteri jahat, virus, dan parasit.

Laktosa juga berkontribusi pada perkembangan jaringan otak dan saraf, mendukung tumbuh kembangnya, serta memberinya energi untuk mengembangkan keterampilan baru. Ketidakseimbangan asupan ini dapat mencegah bayi mendapatkan laktosa yang dibutuhkan untuk tumbuh.

Baca Juga: 14 Makanan Sehat untuk Ibu Menyusui & Tips Menjaga Produksi ASI

Tentang Ketidakseimbangan ASI Foremilk dan Hindmilk

Asupan foremilk/hindmilk yang tidak seimbang juga dikenal sebagai kelebihan laktosa dan dapat terjadi ketika bayi mengalami kesulitan mencerna laktosa dalam ASI. Ini bisa terjadi karena pemberian makan yang berlebihan atau pemberian makanan yang rendah lemak.

Saat bayi Anda minum ASI dalam jumlah besar, foremilk yang datang lebih dulu mungkin membuatnya kenyang sebelum ia bisa mendapatkan hindmilk. Hal ini membuat bayi tidak cukup mengonsumsi susu tinggi lemak dan akhirnya mengonsumsi banyak susu rendah lemak.

Perlu Anda ketahui, zat lemak termasuk zat yang lambat untuk dicerna. Dikarenakan foremilk biasanya lebih rendah lemak, ia bergerak melalui sistem pencernaan bayi dengan cepat sehingga semua laktosa di dalamnya tidak mendapatkan cukup waktu untuk dipecah dan dicerna.?

Jumlah foremilk yang tidak seimbang ini menyebabkan kelebihan laktosa pada bayi. Laktosa yang tidak tercerna tidak memiliki tempat untuk pergi kecuali usus besar, tempat ia difermentasi dan menghasilkan banyak gas. Gas ini adalah akar dari gejala ketidakseimbangan foremilk/hindmilk pada bayi.

Pada beberapa kasus, terdapat Busui yang khawatir tentang berapa banyak foremilk dan hindmilk yang didapatkan anak, kekhawatiran ini bisa membuat ibu menyusui anaknya lebih lama.

Padahal, selama bayi menyusu secara efektif, sampai dia puas, dan Anda tidak secara teratur mempersingkat waktu menyusui, bayi akan menerima jumlah lemak susu yang sama sepanjang hari, apa pun pola menyusuinya.

 Baca Juga: 15 Buah yang Bagus untuk Ibu Menyusui & Pantangannya!

Gejala Ketidakseimbangan ASI yang Bisa Anda Kenali

Jika bayi Anda mengalami ketidakseimbangan foremilk/hindmilk, gejalanya hampir sama dengan anak yang mengalami gangguan pencernaan atau intoleransi laktosa. Hal ini mungkin membuat anak memiliki kombinasi gejala seperti:

  • Lebih banyak mengeluarkan angin.
  • Tinja berwarna hijau, berbusa, atau berair.
  • Sakit perut disertai tangisan, teriakan, dan lebih rewel.
  • Perut kembung.
  • Sulit tidur.
  • Nafsu makan lebih dari biasanya.

Rasio foremilk dan hindmilk setiap wanita berbeda, begitu juga dengan kandungan lemak di dalamnya.

Beberapa bayi mungkin tidak pernah mengalami kelebihan laktosa, sementara beberapa bayi ada yang mengalami gejala seperti di atas.

Anda akan tahu bahwa anak baik-baik saja jika sikapnya tenang dan memiliki kotoran berwarna kuning atau cokelat.

Jika Anda ragu apakah anak mendapatkan asupan lemak yang cukup atau tidak, konsultasi lebih lanjut dengan dokter diperlukan. Namun jika berat badan anak sudah sesuai dengan tahapan pertumbuhan anak sesuai usia, Anda tidak perlu khawatir.

 

  1. Anonim. What to Know About Foremilk and Hindmilk. https://www.webmd.com/parenting/baby/what-to-know-about-foremilk-and-hindmilk#1. (Diakses pada 7 Desember 2021).
  2. Mohrbacher, Nancy. 2017. Difference Between Foremilk and Hindmilk?. https://www.thebump.com/a/difference-between-foremilk-and-hindmilk. (Diakses pada 7 Desember 2021).
  3. Mrunal. 2018. What is the Difference Between Foremilk and Hindmilk. https://parenting. (Diakses pada 7 Desember 2021)..firstcry.com/articles/what-is-the-difference-between-foremilk-and-hindmilk/. (Diakses pada 7 Desember 2021).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi