Terbit: 15 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Mom, ternyata tidak semua hal baik yang kita lakukan untuk anak bisa berdampak baik bagi perkembangan anak. Tanpa disadari, beberapa hal tersebut justru dapat menghambat kemandirian anak. Apa saja kebiasaan tersebut?

Waspada Mom, Kebiasaan Ini Justru Berdampak Buruk Pada Anak

Photo Credit: pixabay.com

Kebiasaan baik yang dapat berdampak buruk pada anak

Orang tua sebaiknya memerhatikan cara mendidik anak berikut ini karena kebiasaan ini dapat menyebabkan anak tumbuh menjadi anak yang manja dan tidak mandiri:

1. Menyuruh anak untuk berhenti menangis
Nah, yang satu ini pasti sering sekali dilakukan oleh para orang tua kan?. Saat anak menangis, langkah pertama yang dilakukan umumnya adalah menyuruh anak untuk segera berhenti menangis. Padahal menyuruh anak berhenti menangis dapat membguat anak merasa perasaannya diabaikan dan tidak penting.

Sebaiknya, saat anak menangis Anda dapat menenangkannya terlebih dahulu, baru membicarakan penyebab anak menangis. Ingat ya Mom, menenangkan tidak sama dengan menyuruhnya berhenti menangis.

2. Terlalu sering memberi anak imbalan
Praktik memberi anak imbalan tidak selalu berdampak negatif, karena bagaimanapun anak juga perlu mendapat imbalan sebagai bentuk penghargaan dari usaha keras atau pencapaiannya. Namun jangan jadikan ini sebagai kebiasaan yang terlalu sering dilakukan. Hal ini dapat membuat anak fokus pada imbalan, bukan fokus pada kerja keras dan perbaikan diri.

3. Memuji secara berlebihan

Sama seperti imbalan, anak juga berhak mendapat pujian namun hindari memberinya pujian secara berlebihan. Semakin sering Anda melakukannya, anak akan merasa terlena, dan justru menumbuhkan sikap sombong. Selain itu hal ini juga dapat membuat anak malas belajar hal baru dan enggan berusaha lebih keras dri baisanya.

4. Selalu membantu masalah anak
Orang tua memang selalu menjadi tumpuan anak ketika menghadapi masalah. Sudah tugas orang tua untuk mendampingi anak dalam membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi anak baik urusan pelajaran sekolah maupun sosial. Namun terlalu sering membantu permasalahan anak justru dapat menyebabkan anak manja, dan anak akan mengandalkan bantuan orang tua.

Pola asuh ini dikenal dengan istilah helicopter parenting, dimana orang tau banyak melakukan intervensi pada perkembangan anak. Perlu diingat bahwa suatu saat anak harus belajar mandiri demi masa depannya.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi