Terbit: 9 February 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Pernahkah anak Anda menunjukkan tanda-tanda alergi seperti bersin-bersin, gatal, atau munculnya ruam pada kulit? Alergi merupakan hal yang sering dialami anak-anak. Kondisi ini terjadi akibat tubuh memiliki respon berlebihan terhadap suatu zat. Ketika tubuh melakukan kontak pada zat atau alergen tersebut, maka muncullah beberapa tanda-tanda alergi.

Jenis Alergi Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Sampai saat ini belum diketahui penyebab alergi secara pasti, namun Anda bisa mencegah alergi tersbeut muncul kembali. Berikut ini beberapa alergi yang sering terjadi pada anak dan pencegahannya:

Alergi debu
Alergi debu merupakan salah satu penyebab alergi yang paling umum. Debu dapat dijumpai di sekitar rumah, mainan dan perlengkapan anak. Jika anak memiliki alergi debu, bersihkan rumah secara rutin agar tidak ada debu yang menumpuk dan jika perlu, pakaikan masker pada anak saat keluar rumah.

Alergi makanan
Beberapa makanan seperti susu, ikan, dan seafood dapat menimbulkan alergi pada anak. Beberapa gejala yang timbul antara lain muntah, gatal-gatal, dan sakit perut. Beberapa alergi makanan dapat mereda saat anak beranjak dewasa, namun jika tetap terbawa sampai dewasa, sebaiknya hindari makanan pemicu alergi tersebut.

Alergi bulu hewan peliharaan

Beberapa tanda alergi bulu hewan peliharaan antara lain sesak nafas dan gatal-gatal. Biasanya hewan berbulu seperti kucing atau anjing menjadi pemicunya.

Alergi dingin
Alergi dingin adalah reaksi alergi jika terpapar suhu dingin. Beberapa gejala alergi dingin antara lain kulit menjadi merah, bengkak dan gatal. Pakaikan baju yang hangat pada anak saat berada di suhu dingin dan berikan minuman hangat untuk membuatnya merasa lebih baik.

Alergi zat kimia
Beberapa anak mengalami alergi zat kimia yang terkandung dalam deterjen atau pewangi baju. Biasanya hal ini menimbulkan ruam atau gatal pada seluruh tubuh. Gunakan deterjen atau zat pewangi yang berbahan aman dan tidak menimbulkan alergi. Selain deterjen, beberapa zat kimia seperti pestisida dan cairan pel juga dapat menyebabkan reaksi alergi pada anak.

Sebenarnya tidak ada cara khusus mengatasi alergi tersebut selain menghindari pemicunya (alergen). Jika gejala alergi makin parah, segera hubungi dokter untuk mendapat penanganan lebih lanjut.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi