DokterSehat.Com- Kesehatan anak merupakan salah satu perhatian orang tua. Banyak orang tua lebih memerhatikan kebersihan lingkungan anak, namun tidak menyadari bahwa di lingkungan dalam rumah juga banyak barang yang mengandung kuman. Apa saja?
Barang-barang di rumah yang dapat menjadi sarang kuman
1. Stroller bayi
Anda mungkin beranggapan bahwa stroller Anda selalu bersih karena tidak tampak noda menempel pada stroller tersebut. Namun sebenarnya tanpa disadari, stroller bayi juga merupakan sarang kuman, terutama bagian pegangan dan tempat tidur bayi.
Meskipun tidak ada noda menempel pada stroller, bukan berarti stroller Anda bebas kuman. Untuk memastikan stroller Anda selalu bersih, cuci stroller Anda secara rutin, dan simpan di tempat yang bersih. Sebelum atau sesudah digunakan, bersihkan dengan lap atau tisu basah.
2. Remote televisi
Siapa sangka bahwa remote televisi juga bisa menjadi sarang kuman? Mungkin Anda tidak menyadari ketika tangan Anda kotor, lalu ingin beristirahat sambil menonton televisi, Anda kemudian menggunakan remote tersebut. Dengan begitu, remote bisa saja terpapar kuman dari tangan Anda, terkena sisa makanan dan debu yang menempel di tangan.
3. Sikat gigi
Sikat gigi juga merupakan salah satu benda yang bisa menjadi sarang kuman. Setelah menggunakan sikat gigi, kibas sikat gigi untuk mengurangi jumlah air dan kuman yang menempel pada sikat. Selain itu pastikan sikat gigi masing-masing anggota keluarga berbeda dan tidak dipakai secara bersamaan. Anda juga bisa menggunakan sikat gigi yang memiliki tutup atau pelindung untuk menghindari kuman dan debu menempel pada sikat.
4. Mainan anak
Meskipun anak Anda selalu memainkan mainannya di dalam rumah, namun mainan anak tidak berarti bebas kuman. Cuci mainan anak-anak termasuk boneka secara rutin untuk menghindari kuman dan debu penyebab alergi.
5. Spons cuci piring
Sangat baik jika si kecil mau membantu Anda mencuci piring di dapur. Namun perlu diingat bahwa spons cuci piring tidak selalu dalam kondisi bersih. Karena itu biasakan anak untuk mencuci tangan kembali setelah mencuci piring.