Terbit: 29 January 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- ASI merupakan makanan yang paling baik bagi bayi. Selain kaya nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, ASI juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Karena itu WHO dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyarankan agar bayi diberi ASI selama 6 bulan pertama atau yang disebut dengan masa ASI eksklusif.

Benarkah Bayi yang Minum ASI Lebih Cerdas Dari Bayi Susu Formula?

Selain memiliki banyak manfaat bagi ibu dan bayi, ASI ternyata juga dianggap dapat meningkatkan kecerdasan anak. Dilansir dari Today, Beberapa penelitan menyebutkan bahwa bayi yang diberi ASI selama setahun pertama akan tumbuh lebih cerdas saat dewasa. Penelitian lain dilakukan oleh dr. Betty Vohr, profesor dari Brown University, menyebutkan bahwa bayi yang diberi ASI lebih banyak akan memiliki IQ lebih tinggi.

Dr. Bernardo Horta dari Federal University of Pelotas, Brazil juga menyebutkan bahwa bayi yang minum ASI selama lebih dari setahun memiliki pendapatan 15% lebih tinggi dari yang menyusu kurang dai sebulan. Menurut Horta, hal ini diduga karena adanya DHA yang terkandung dalam ASI yag penting bagi perkembangan otak. Selain DHA, ASI juga mengandung ARA, protein, taurin, dan beberapa enzim yang penting untuk perkembangan jaringan saraf.

Namun tidak perlu berkecil hati jika anak Anda tidak mendapat cukup ASI. Dilansir dari Daily Mail, hasil penelitian dari dr. Cynthia Colen dari Ohio State University menyebutkan bahwa ASI dan susu formula tidak jauh berbeda dalam memberikan manfaat pada kesehatan bayi.

Penelitian ini menyebutkan bahwa anak dengan ASI memiliki BMI (Body Mass Index) yang lebih baik, kemampuan matematika, membaca, kosa kata dan kompetensi di sekolah yang lebih baik. Namun hal ini dipercaya bukan semata-mata karena ASI belaka, masih ada faktor lain seperti status sosial eknomi dan cara orang tua mendidik anak. Bahkan kedekatan orang tua dan anak, rangsangan yang diterima dari keluarga dan lingkungan sekitar juga ikut memengaruhi kecerdasan anak. Jadi, jangan buru-buru kecewa jika anak Anda harus menyantap susu formula. Masih banyak yang bisa Anda lakukan untuk memaksimalkan potensi dan kecerdasan Anak.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi