Terbit: 23 November 2021 | Diperbarui: 25 November 2021
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: dr. Eko Budidharmaja

Gejala COVID-19 pada bayi bisa mirip dengan pilek atau flu biasa. Oleh sebab itu, orang tua perlu mengenali ciri-ciri COVID-19 pada bayi. Hal ini untuk memudahkan pencegahan dan pengobatan gejala COVID-19 pada si Kecil. Simak penjelasan selengkapnya berikut ini!

Kenali Gejala COVID-19 pada Bayi yang Patut Diwaspadai

Gejala COVID-19 pada Bayi

Anak-anak dari segala usia dapat terkena coronavirus disease 2019 (COVID-19). Namun, gejala pada bayi cenderung lebih ringan daripada orang dewasa, dan beberapa bayi yang terinfeksi mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda sakit sama sekali.

Ciri-ciri gejala COVID-19 pada bayi, meliputi:

  • Demam
  • Pilek
  • Batuk
  • Nyeri otot atau tubuh
  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Sulit bernapas
  • Diare
  • Kelelahan yang luar biasa
  • Muntah dan diare (cenderung jarang)
  • Tidak ada gejala sama sekali (asimtomatik)

Banyak gejala awal COVID-19 pada bayi yang mirip dengan penyakit pernapasan lainnya, seperti flu, sehingga sulit untuk mendeteksi apakah bayi atau anak mengalami gejala COVID atau yang lainnya. Namun, wabah ini lebih mungkin terjadi jika anak mengalami kondisi berikut:

  • Kehilangan indera pengecap atau penciuman.
  • Memiliki riwayat kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Bayi yang mengalami gejala lebih serius biasanya terjadi dalam waktu seminggu setelah muncul gejala ringan. Gejala yang parah dari COVID-19 pada bayi, mungkin termasuk:

  • Sesak napas yang intens dapat menyebabkan bayi terengah-engah (napas cepat).
  • Tanda-tanda oksigen rendah dalam tubuh, seperti bibir atau lidah biru, kuku kebiruan atau tampak pucat, atau detak jantung yang cepat.
  • Saturasi oksigen rendah 92% atau kurang.
  • Kegagalan organ yang berat.

Tingkat keparahan gejalanya dapat berkembang begitu cepat, sehingga sangat dibutuhkan pemantauan yang ketat.

Baca Juga: 3 Gejala Virus Corona (COVID-19) yang Harus Diwaspadai!

Apa yang Harus Dilakukan Jika Bayi Mungkin Terkena COVID-19?

Pastikan bayi tetap di rumah dan hubungi dokter untuk mendapatkan nasihat medis jika bayi atau orang tua mengembangkan gejala virus corona, atau orang tua merasa telah terpapar virus. Misalnya, jika Anda baru saja bepergian ke daerah dengan wabah COVID-19, atau pernah melakukan kontak dekat dengan seorang mengidap COVID-19.

Penting untuk menelepon terlebih dahulu penyedia layanan kesehatan. Ini agar mereka dapat mengambil langkah-langkah untuk mencegah orang lain terinfeksi atau terpapar virus jika orang tua atau anak perlu pergi ke klinik untuk membuat janji atau menjalani tes.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Orang tua harus segera mencari perawatan darurat medis ke rumah sakit jika melihat ciri-ciri atau gejala peringatan COVID-19 pada bayi, berikut di antaranya:

  • Kesulitan bernapas atau mengatur napas.
  • Muntah-muntah atau diare terus-menerus.
  • Kebingungan, rewel, atau anak terus menerus tidur.
  • Bibir berwarna kebiruan.

Baca Juga: Virus Corona (COVID-19) pada Anak: Gejala, Pengobatan, Pencegahan

Apakah COVID-19 Berbahaya pada Bayi?

Dalam kebanyakan kasus, COVID-19 tidak membahayakan bayi. Sangat jarang bayi dan anak-anak menjalani perawatan di rumah sakit atau meninggal karena COVID-19. Sementara orang-orang dari segala usia berisiko komplikasi akibat virus corona, sejauh ini terbukti paling parah pada orang tua dan orang yang memiliki penyakit bawaan.

Namun, sekitar 4 juta anak telah didiagnosis COVID-19 dan sekitar 400 anak telah meninggal karena virus tersebut.

Bayi atau anak-anak dengan kondisi medis yang mendasari berisiko lebih tinggi untuk komplikasi serius dari virus corona. Berbagai kondisi yang berisiko tinggi COVID-19, termasuk:

  • Obesitas.
  • Kompleksitas medis.
  • Kelainan genetik dan neurologis yang berat.
  • Kelainan metabolisme bawaan.
  • Penyakit sel sabit.
  • Gangguan ginjal kronis.
  • Penyakit jantung bawaan.
  • Asma.
  • Memiliki sistem imun lemah.
  • Penyakit paru-paru lainnya.

Sangat sedikit dari anak-anak dan remaja yang terpapar COVID-19 telah mengembangkan penyakit berbahaya yang disebut sindrom inflamasi multisistem pada anak-anak (MIS-C).

Gejala sindrom inflamasi multisistem pada anak-anak, termasuk:

  • Demam berlangsung 24 jam atau lebih.
  • Sakit perut, diare, atau muntah.
  • Sakit leher.
  • Dada sesak atau tertekan.
  • Ruam atau perubahan warna kulit.
  • Mata merah.
  • Sulit bernapas.
  • Kebingungan.
  • Kelelahan yang luar biasa.
  • Bibir atau wajah kebiruan.
  • Ketidakmampuan untuk bangun atau tetap terjaga.

Apakah Bayi yang Positif COVID-19 Mengalami Efek Jangka Panjang?

Siapa pun yang pernah positif COVID-19 dapat mengembangkan kondisi pasca-COVID-19. Penelitian telah menunjukkan bahwa bayi dan anak-anak dengan COVID ringan dan berat telah mengalami gejala jangka panjang atau disebut long COVID syndrome.

Gejala long COVID syndrome yang paling umum pada bayi dan anak-anak, berikut di antaranya:

  • Kelelahan.
  • Sakit kepala.
  • Sulit tidur.
  • Kesulitan berkonsentrasi.
  • Batuk.
  • Nyeri otot dan sendi.

Gejala COVID-19 pada bayi dan anak-anak ini dapat memengaruhi kemampuan anak untuk bersekolah atau melakukan aktivitasnya yang biasa. Jika anak mengalami gejala jangka panjang, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan guru anak tentang kebutuhannya.

 

  1. Anonim. 2021. COVID in Babies and Kids: Symptoms and Prevention. https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/coronavirus/coronavirus-in-babies-and-children (Diakses pada 23 November 2021)
  2. Boyd-Barrett, Claudia. 2021. Coronavirus (COVID-19) symptoms in babies and kids. https://www.babycenter.com/health/illness-and-infection/covid-symptoms-in-kids-and-babies_40006894 (Diakses pada 23 November 2021)
  3. Mayo Clinic Staff. 2021. COVID-19 (coronavirus) in babies and children. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/coronavirus/in-depth/coronavirus-in-babies-and-children/art-20484405 https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/coronavirus/in-depth/coronavirus-in-babies-and-children/art-20484405 (Diakses pada 23 November 2021)
  4. Villines, Zawn. 2020. How to recognize COVID-19 in babies, and what to do. https://www.medicalnewstoday.com/articles/covid-19-symptoms-in-babies (DIakses pada 23 November 2021)


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi