Terbit: 9 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Sebagai ibu baru, wajar jika belum punya pengalaman dan pengetahuan tentang merawat bayi. Tidak jarang ibu melakukan beberapa ‘kesalahan’ saat merawat atau mempersiapkan kelahiran bayi. Tenang saja, hal ini terjadi pada hampir setiap ibu baru dan merupakan bentuk adaptasi antara ibu dan anak.

Beberapa ‘Kesalahan’ yang Sering Dilakukan Ibu Baru

Membeli semua perlengkapan bayi
Rasa senang menyambut kehadiran si kecil menbuat ibu ingin selalu memberikan yang terbaik. salah satu caranya dengan menyediakan berbagai kebutuhan bayi untuk tumbuh kembang bayi. Masalahnya, ibu yang sedang hamil anak pertama kadang tidak tahu pasti apa saja yang benar-benar dibutuhkan bayi. Akibatnya, ibu cenderung membeli banyak pernak-pernik bayi yang akhirnya menumpuk dan tidak terpakai.

Untuk mengatasi hal ini, sebaiknya perbanyak konsultasi dengan ibu yang sudah memiliki anak agar memiliki gambaran barang-barang apa saja yang akan berguna bagi bayi. Setiap bayi memiliki kebutuhan dan ketertarikan yang berbeda, karena itu penuhi kebutuhan dasar perlengkapan bayi, lalu setelah si kecil lahir Anda bisa melengkapi mainan atau pernak-pernik lain yang dibutuhkan.

Mudah panik pada kondisi bayi
Ibu baru biasanya terlalu sering khawatir pada kondisi bayinya seperti mengapa sering gumoh, mengapa bayi menangis saat digendong, mengapa bayi sudah kenyang tapi tidak segera tidur. Atau ibu terlalu khawatir pada kondisi bayi sehingga selalu memeriksanya setiap jam saat bayi tertidur. Akibatnya, ibu jadi rentan stres dan tidak bisa beristirahat dengan cukup.

Selama kondisi anak normal dan aman-aman saja tanpa menunjukkan gejala apa pun, sebaiknya ibu tidak perlu khawatir. Bekali diri dengan informasi seputar perkembangan bayi, dan kenali beberapa gejala yang tidak normal agar ibu tidak perlu khawatir. Konsultasikan pada dokter jika muncul gejala-gejala tersebut di usia dini. Selebihnya, ibu perlu sedikit lebih santai dan menikmati pengalaman barunya bersama si kecil.

Tidak tahan melihat bayi menangis
Bayi yang menangis adalah salah satu hal yang membuat ibu merasa panik, apalagi jika ia menangis terus-terusan tanpa diketahui penyebabnya. Tangisan bayi adalah cara bayi untuk menyampaikan pesan bahwa ia merasa tidak nyaman atau butuh sesuatu. Ketika bayi mulai menangis, periksa apakah popok bayi penuh, ada gigitan serangga, kembung, dan sebagainya. Tidak apa-apa membiarkan bayi menangis sesaat. Jika setelah satu jam tangisannya tidak berhenti, lalu disertai demam, atau ruam di beberapa bagian tubuh, baru periksakan ke dokter.

Tidak mengatur jadwal tidur bayi
Para ibu baru lebih sering mengikuti jadwal tidur bayi yang kadang membuat ibu begadang tengah malam untuk menemani si kecil. Sebaiknya ibu mulai mengatur jadwal tidur anak sekaligus melatihnya mengenal perbedaan siang dan malam. Meskipun anak belum paham tentang konsep tersebut, namun tubuhnya akan terbiasa dan mengikuti jadwal orang dewasa. Ingat, ibu juga perlu istirahat cukup agar bisa optimal merawat si kecil.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi