Terbit: 9 Maret 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Belakangan ini topik mengenai diet flexitarian sedang ramai dibincangkan oleh jagad maya. Mungkin menurut sebagian orang, termasuk Anda masih asing dengan diet jenis ini. Sebab, jenis diet ini tidak populer karena dianggap aneh.

Diet Flexitarian, ‘Vegetarian’ Tapi Boleh Makan Daging

Begitu pula dalam pembahasan yang tengah ramai saat ini, ada yang mengatakan kalau diet flexitarian sangat efektif walau mengkonsumsi daging sekalipun. Kira-kira benar atau fakta ya?

Secara garis besar, diet flexitarian merupakan diet semi vegetarian yang artinya Anda bisa mengkonsumsi daging dan ikan sebagai selingan. Jadi, program diet ini tidak sepenuhnya menuntut untuk memakan sayuran terus-menerus, melainkan bisa bervariasi. Namun, konsumsi selingan tersebut harus tepat waktu serta porsinya.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, program diet flexitarian memakan waktu sekitar 5 pekan atau 35 hari. Dalam rentetan waktu tersebut, Anda harus mengetahui pola-pola yang dianjurkan sehingga protein hewani yang masuk ke tubuh menjadi ideal.

Dikatakan kalau pemula bisa memakan daging 750 gram 4 kali dalam seminggu. Kemudian pada minggu ke 2, 3, dan 4 Anda akan dibatasi hanya 500 gram 3 kali dalam seminggu. Lantas pada pekan selanjutnya, Anda hanya boleh mengkonsumsi daging 250 gram saja 2 kali seminggu.

Jadi, porsi dalam mengkonsumsi daging akan berkurang sedikit demi sedikit. Mungkin Anda juga sudah tahu kalau mengurangi kadar protein hewani di dalam tubuh merupakan cara dahsyat dalam mengurangi berat badan.

Itulah yang ingin diterapkan oleh pola diet flexitarian ini. Dari kebanyakan kasus terjadi, orang yang melakukan diet vegetarian biasanya sulit beradaptasi karena tubuhnya tidak terbiasa. Maka dari itu, diet flexitarian ini hadir sebagai solusinya.

Selain bisa mengurangi berat badan, program diet ini juga memiliki fungsi lain yakni meningkatkan daya tahan tubuh. Hal tersebut dikarenakan makanan yang dikonsumsi adalah benar-benar makanan yang sehat seperti sayur dan buah serta selingan daging. Hasil penelitian mengenai diet ini mengatakan kalau pelakunya lebih kebal terhadap penyakit ganas seperti kanker payudara dan prostat.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi