Terbit: 5 September 2017
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Impotensi tidak hanya sering terjadi pada orang tua, terkadang ini dapat terjadi pada pria berusia muda, lho! Apa penyebab impoten di usia muda? Lebih lanjut simak penyebabnya dalam ulasan di bawah ini!

10 Penyebab Impotensi di Usia Muda yang Wajib Pria Kenali

Penyebab Impoten di Usia Muda

Gaya hidup yang cenderung semakin tidak sehat membuat banyak pria muda mengalami masalah impotensi atau disfungsi ereksi. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine, diketahui bahwa jumlah pria muda dengan usia kurang dari 40 tahun mengalami impotensi.

Berikut ini berbagai penyebab pria mengalami impoten, di antaranya:

1. Mengonsumsi Minuman Beralkohol

Mengonsumsi minuman beralkohol mampu berperan sebagai depresan pada sistem saraf yang tentu akan membuat komunikasi antara otak dan tubuh terhambat. Hal inilah yang akan memengaruhi kinerja sistem saraf untuk membuat penis mengalami ereksi. Sebagai dampak buruknya, pria akan mengalami impotensi.

2. Merokok

Selain memicu penyakit paru-paru, penyakit lambung, stroke, dan kanker, merokok dalam jangka panjang dapat menyebabkan pria mengalami impoten. 

Salah satu kandungan yang berbahaya dari rokok adalah nikotin. Banyaknya timbunan nikotin dalam tubuh akan memicu penyumbatan aliran darah, termasuk pada penis sehingga bisa menyebabkan organ vital pria kesulitan untuk mendapatkan ereksi.

3. Depresi

Depresi atau kecemasan berlebihan karena berbagai faktor ternyata bisa memberikan pengaruh buruk bagi otak. Perlu diketahui bahwa perasaan gairah seksual yang berujung pada ereksi dimulai di otak. Maka tak heran depresi atau kecemasan berujung impoten pada pria.

Salah satu tanda utama depresi adalah menghindar dari hal-hal yang dulunya memberikan kesenangan, termasuk hubungan seksual.

Stres terkait pekerjaan, uang, dan peristiwa kehidupan lainnya juga dapat menyebabkan impoten. Masalah hubungan seperti komunikasi yang buruk dengan pasangan juga dapat menjadi penyebab impoten di usia muda.

Baca Juga: Disfungsi Ereksi: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

4. Konsumsi Obat-obatan Tertentu

Beberapa jenis obat-obatan dapat menyebabkan disfungsi ereksi, seperti obat yang diresepkan untuk depresi, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi (hipertensi) .

Obat-obatan tersebut mampu memengaruhi kinerja pembuluh darah arteri dalam mengalirkan darah, termasuk yang menuju pada organ vital.

Meski begitu, Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menghentikan penggunaan obat atau mengubahnya. Mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak dan menggunakan obat-obatan terlarang juga dapat menyebabkan disfungsi ereksi pada pria muda.

5. Penggunaan Produk Penumbuh Rambut

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) di tahun 2012 menyebutkan bahwa obat penumbuh rambut dengan kandungan propecia bisa menyebabkan gangguan ereksi.

Obat penumbuh rambut yang memiliki kandungan propecia jika digunakan dalam jangka panjang bisa memengaruhi libido pria dan juga meningkatkan risiko terkena impotensi lebih besar.

6. Ketidakseimbangan Hormonal

Sering menggunakan steroid yang berfungsi untuk membentuk otot dapat membuat pria berisiko lebih tinggi terkena impoten.

Penyebab hormonal lainnya termasuk kadar hormon tiroid atau prolaktin (hormon yang diproduksi oleh kelenjar pituitari) yang tinggi atau rendah secara tidak normal.

7. Penyempitan Pembuluh Darah

Beberapa faktor seperti tekanan darah tinggi, kolesterol, merokok dan diabetes semuanya dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah atau disebut aterosklerosis.

Kondisi demikian akan menghambat aliran darah ke penis dan mengurangi kemampuan ereksi yang kuat.

Jika ada riwayat penyakit jantung dalam keluarga di bawah usia 40 tahun maka risiko Anda meningkat.

Baca Juga: 9 Cara Mengatasi Disfungsi Ereksi dengan Efektif dan Aman

8. Diabetes

Impotensi bisa menjadi tanda pria memiliki diabetes. Alasannya, kadar glukosa dalam darah yang tinggi dapat merusak pembuluh darah, termasuk pembuluh darah yang bertugas menyuplai darah ke penis saat ereksi.

9. Obesitas

Kelebihan berat badan atau obesitas adalah faktor risiko diabetes dan tekanan darah tinggi, merupakan kondisi yang memicu impotensi.

Bagi pria berusia muda yang kelebihan berat badan, mengambil langkah-langkah untuk menurunkan berat badan berlebih bisa membantu mengurangi risiko impotensi.

10. Perubahan Anatomi Penis

Kondisi tertentu yang dapat mengubah bentuk penis dapat menyebabkan pria mengalami impotensi, berikut di antaranya:

  • Peyronie – penis yang bengkok saat ereksi.
  • Phimosis – kulup yang kencang.
  • Frenulum yang kencang – bagian kulit yang menghubungkan kulup ke batang penis. 

Anda bisa mencegah kondisi demikian dengan menjalani pola hidup sehat. Namun, jika Anda mengalami salah satu atau beberapa di antaranya di usia muda, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Teman Sehat!

 

  1. Taguri, Gigi. 2019. Information on Erectile dysfunction in young men. https://onlinedoctor.lloydspharmacy.com/uk/erectile-dysfunction/erectile-dysfunction-young-men (Diakses pada 19 September 2023)
  2. Godman, Heidi. 2023. Erectile Dysfunction (ED) in Young Males: Causes and Treatments. https://www.healthline.com/health/erectile-dysfunction/young-men (Diakses pada 19 September 2023)
  3. Myhre, James  dan Dennis S. 2022. What to Know About Erectile Dysfunction In Younger Men. https://www.verywellhealth.com/erectile-dysfunction-in-teens-5198104 (Diakses pada 19 September 2023)


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi