Terbit: 2 February 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Masyarakat selalu memandang kalau masturbasi atau swalayan dalam aktivitas seksual hanya dilakukan oleh individu yang belum menikah atau tidak memiliki pasangan. Setelah mereka sudah menikah, aktivitas menstimulasi alat kelamin sendiri ini bisa dihentikan. Pasalnya setelah seseorang menikah, aktivitas seksual bisa dilakukan dengan pasangan.

Sudah Menikah tapi Hobi Masturbasi, Normalkah?

Nah, sekarang yang menjadi pertanyaan adalah, normalkah seseorang yang sudah menikah tapi tetap melakukan masturbasi?

Masturbasi dan keharmonisan keluarga
Melakukan masturbasi setelah menikah selalu diidentikkan dengan ketidakharmonisan rumah tangga. Padahal hal ini tidak selalu terjadi. Beberapa pasangan masih bisa menjalani kehidupan rumah tangga dan seksualnya dengan baik meski melakukan masturbasi beberapa kali di luar aktivitas bercinta.

Masturbasi hanyalah salah satu cara untuk menyalurkan hasrat seksualnya. Aktivitas ini bisa terjadi karena saat berhubungan seksual tidak semua pasangan merasakan nikmat yang diinginkan. Akhirnya untuk memenuhi hal itu, masturbasi dilakukan ketimbang melakukannya dengan orang selain pasangan.

Alasan masturbasi setelah menikah
Selain alasan tidak adanya kepuasan dalam berhubungan badan, alasan seseorang melakukan masturbasi adalah kepenatan atau stres dengan pekerjaan. Daripada hal ini memberikan dampak buruk pada tubuh dan pasangan, masturbasi dilakukan untuk memberikan efek tenang.

Selanjutnya ada keadaan tertentu yang membuat aktivitas seksual dengan pasangan tidak bisa dilakukan. Misal pasangan sedang menstruasi, pasangan tidak bisa menjalankan fungsi seksualnya dengan baik, atau gangguan lainnya.

Masturbasi dan kesadaran bersama
Masturbasi tidak akan memberikan dampak negatif pada hubungan selama dilakukan dengan kesadaran bersama. Misal suami dan istri tahu aktivitas ini bertujuan untuk kepuasan seksual yang tidak didapatkan selama bercinta.

Selama komunikasi dua arah bisa dilakukan, aktivitas masturbasi setelah menikah bisa saja dilakukan. Namun, kalau aktivitas ini mulai mengganggu hubungan, pekerjaan, kehidupan sosial, hingga fungsi seksual, lakukan konsultasi dokter atau mulai hentikan kebiasaan ini.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi