Terbit: 5 Maret 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Hubungan seks memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Aktivitas ini bisa menurunkan kadar stres dari pria dan wanita secara signifikan. Selanjutnya, seks juga mampu menurunkan berat badan karena untuk melakukannya membutuhkan banyak energi. Terakhir, seks bisa menurunkan risiko terkena kanker prostat pada pria.

Sering Berhubungan Badan Berbahaya atau Tidak?

Dari berbagai keuntungan seks di atas, bolehkah kita melakukannya terlalu sering. Kalau tidak boleh terlalu sering, apa alasannya?

Hubungan seks yang normal dalam seminggu
Normalnya hubungan seks dilakukan oleh pasangan sebanyak 2-3 kali setiap minggunya untuk mereka yang belum memiliki momongan. Setelah memiliki momongan, hubungan seks minimal satu kali per minggu bisa dilakukan untuk menjaga keharmonisan rumah tangga.

Kalau Anda ingin melakukan hubungan seks lebih dari 2-3 kali seminggu sebenarnya tidak masalah. Namun, pastikan terlebih dahulu stamina yang dimiliki. Kalau staminanya besar Anda bisa melakukannya kapan saja. Saat berhubungan seks pastikan juga kondisi dari pasangan. Jangan memaksa pasangan untuk melakukan hubungan seks kalau tidak mau.

Bahaya berhubungan seks yang berlebihan
Sesuatu yang berlebihan tetap tidak baik termasuk seks. Melakukan seks yang terlalu sering akan membuat kerja dari prostat jadi berat. Dampaknya, kerja dari organ ini akan terganggu dan bisa saja terjadi pembangkakan yang tidak diinginkan.

Pada wanita, seks yang berlebihan juga membuat elastisitas dari vagina cepat menurun. Wanita juga tidak nyaman jika terus mendapatkan penetrasi sehingga seks yang seharunya membuat mereka bergairah menjadi hambar.

Aktivitas seks yang berlebih juga mengganggu pekerjaan atau kehidupan. Pasalnya kalau setiap hari berhubungan seks, pikiran hanya akan dipenuhi dengan aktivitas hubungan ranjang. Saat bekerja, pria atau wanita jadi susah berkonsentrasi.

Melakukan hubungan seks dengan pasangan setiap hari memang tidak dilarang. Namun, lakukan dengan porsi yang tepat agar tidak mengganggu kehidupan.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi