Terbit: 23 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Beberapa orang sering menganggap seks adalah obat dari segala permasalahan. Dengan melakukan seks, tubuh bisa jadi lebih relaks, segala beban akan hilang dan capai akan sedikit mereda. Anggapan ini sebenarnya tidak sebenarnya benar. Ada kalanya pasangan memang tidak melakukan seks saat lelah atau memang tidak mood.

Jangan Lakukan Seks saat Lelah atau Tidak Mood

Seks saat lelah menurunkan kualitas

Saat sedang lelah, pria atau wanita memang tidak disarankan untuk berhubungan badan. Kondisi badan yang kurang fit akan menyebabkan aktivitas seks tidak bisa bergairah. Salah satu pihak akan menjadi lebih pasif sehingga intensitas seks tidak bisa meningkat.

Beberapa pria yang terlalu capai juga susah mempertahankan ereksi. Hanya beberapa menit saja mereka akan mengalami ejakulasi. Selain itu, ada juga pria yang sudah alami orgasme dan akhirnya penis kembali lemas karena tidak ada tenaga untuk mempertahankannya.

Pada wanita, seks yang dilakukan saat capai akan membuat mereka susah terangsang. Kondisi ini akan membuat mereka susah menikmati seks. Bahkan beberapa wanita merasakan sakit saat pasangan melakukan penetrasi.

Seks saat tidak mood jadi tidak mesra

Ada kalanya pasangan menolak untuk melakukan seks meski kondisi badan sedang tidak capai. Hal ini terjadi karena ada beberapa beban atau memang sedang malas melakukannya. Situasi ini adalah sesuatu yang wajar dan tidak perlu dirisaukan.

Meski tidak perlu dirisaukan, kalau pasangan terus menolak dengan banyak alasan, berarti sedang ada masalah terjadi. Anda harus mencari tahu masalah apa yang sedang muncul dengan berbicara dari hati ke hati.

Hal yang bisa dilakukan selain seks

Untuk meredakan stres atau untuk membuat hubungan jadi lebih akrab, Anda tidak harus melakukan seks dengan pasangan. Dengan saling bermesraan, berciuman, atau berbicara dengan lebih intens saja bisa membuat kemesraan kembali muncul.

Nah, jangan terlalu memaksakan diri untuk bercinta dengan pasangan ya!


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi