Terbit: 28 Januari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Obat kuat sering jadi pilihan pertama bagi para pria untuk meningkatkan stamina di atas ranjang. Namun tahukah Anda bahwa penggunaan obat kuat secara sembarangan dapat meninmbulkan efek samping negatif yang berisiko pada kematian?

Dari Amputasi Hingga Kematian, Ini Risiko Minum Obat Kuat Sembarangan

Ereksi pada pria dapat terjadi jika aliran darah, sistem saraf sehat dan gairah seksual pada pria berjalan normal. Jika pembuluh darah di daerah penis terlalu sempit, Anda mungkin akan mengalami kesulitan ereksi. Di sinilah obat penambah stamina mulai dibutuhkan. Beberapa obat penambah stamina pada awalnya tidak dijual bebas dan harus menggunakan resep dokter. Penggunaannya pun dikhususkan bagi para pria yang mengalami disfungsi ereksi.

Salah satu efek penggunaan obat kuat secara sembarangan adalah mengalami kelainan irama jantung atau aritmia. Detak jantung bisa jadi terlalu cepat atau dikenal dengan istilah tachycardia. Perubahan denyut jantung bisa berakibat mengacaukan pasokan jumlah aliran yang diedarkan ke seluruh tubuh.

Efek samping lainnya adalah priapism, yaitu pria mengalami ereksi lebih lama meskipun tanpa adanya rangsangan fisik maupun psikologis. Gejala utamanya adalah ereksi terjadi lebih dari 4 jam meskipun tanpa adanya rangsangan. Hal ini dikarenakan darah di penis tidak dapat mengalir dengan lancar. Jika dibiarkan, priapism dapat memicu disfungsi ereksi permanen.

Kondisi priapismus ini terbagi menjadi dua, yaitu priapismus iskemik (aliran cepat) dan priapismus non-iskemik (aliran perlahan). Pada priapismus iskemik, batang penis terasa kaku namun berujung lunak dan disertai rasa sakit yang meningkat secara bertahap di penis. Sedangkan priapismus non-iskemik, lebih jarang terjadi dari aliran perlahan dan biasanya tidak terlalu nyeri. Hal ini sering terjadi ketika cedera pada penis atau pada area perinemum sehingga darah di penis tidak dapat bergerak normal.

Mengonsumsi obat kuat secara sembarangan juga dapat membuat pria mengalami ereksi selama beberapa hari dengan rasa sakit yang luar biasa. Dilansir dari Independent, seorang pria mengalami peradangan penis setelah sengaja menenggak obat kuat dalam dosis terlalu banyak. Dokter yang memeriksa menyebutkan bahwa penis pria ini menunjukkan tanda-tanda gangren dan harus segera diamputasi agar tidak menyebar ke anggota tubuh lainnya.

Bagi Anda yang memiliki penyakit jantung dan hipertensi serta rutin mengonsumsi obat-obatan kardiovaskuler, sebaiknya konsultasikan pada dokter jika tetap ingin mengnsumsi obat penambah stamina. Pemakaian dengan dosis sembarangan dapat meningkatkan risiko kematian.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi