Terbit: 22 February 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Ereksi adalah respons pria terhadap rangsangan seksual yang dimiliki. Saat ereksi, penis akan menegang sehingga siap untuk penetrasi seksual atau masturbasi. Dua aktivitas ini bisa membuat pria mendapatkan klimaks. Meski ereksi bermanfaat, ada kalanya mekanisme penerimaan rangsang ini kerap datang pada situasi yang tidak tepat.

Cara Mengatasi Ereksi yang Tidak Diinginkan

Beberapa pria mengalami ereksi tanpa perlu mendapatkan rangsangan secara langsung. Misal saat udara dingin atau saat tidur, penis kerap ereksi sendiri tanpa bisa dikendalikan. Selain itu, saat pria menerima pijat, penis juga merespons meski itu bukan bertujuan untuk merangsang.

Kalau Anda kerap alami ereksi yang mendadak muncul dan kerap mengganggu, coba lakukan beberapa hal di bawah ini.

1. Menunggu tubuh tenang
Ereksi mendadak tentu akan membuat seseorang jadi malu. Pertama ereksi bisa terlihat dari gundukan di celana. Kedua, ereksi yang tidak pada tempatnya membuat pria jadi malu karena orang lain bisa berpikir yang tidak-tidak.

Untuk mengendalikan ereksi dan mengembalikan penis ke posisi flaccid, coba duduk, tenangkan diri, dan bernapas perlahan-lahan. Ereksi akan menurun perlahan-lahan kurang lebih 3-5 menit kemudian.

2. Melakukan meditasi
Ereksi bisa menurun kadarnya kalau pria melakukan meditasi. Saat ereksi yang tidak diinginkan muncul, coba lakukan meditasi dan konsentrasi. Fokuskan tubuh pada napas agar pikiran jadi tenang dan hal-hal yang mengganggu bisa dihilangkan dengan mudah.

3. Mengalihkan pikiran
Ereksi yang mendadak muncul akan membuat pria jadi berpikir hal-hal yang berkaitan dengan fantasi seksual. Agar hal ini tidak membuat Anda semakin tidak nyaman, coba alihkan pikiran ke hal lain misal main game atau melakukan pekerjaan.

4. Mandi dengan air dingin
Agar tidak terus ereksi dan membuat Anda jadi terus terangsang dan libido tidak terkontrol, coba untuk mandi air dingin. Bersihkan badan dan buat tubuh jadi lebih nyaman serta ereksi menurun.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi