Terbit: 20 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Pria yang mengalami obesitas atau kelebihan berat badan bisanya memiliki masalah pada penisnya. Pria dengan berat badan terlalu besar biasanya cenderung memiliki penis yang lebih kecil dan pendek. Akibatnya, mereka jadi kurang percaya diri dan aktivitas seks yang dilakukan jadi kurang maksimal.

Benarkah Menguruskan Badan Bisa Membuat Penis Lebih Besar?

Untuk kembali mendapatkan kemampuan seksual dan juga memperbesar penis, pria disarankan diet dan olahraga. Cara ini bisa membuat penis jadi lebih besar dan panjang. Benarkah demikian?

Mengenal anatomi penis
Sebelum membahas masalah penis yang menjadi besar dan panjang kalau pria jadi lebih kurus atau berbadan ideal, mari kita pelajari dahulu anatomi penis. Organ reproduksi pria ini secara garis besar terdiri dari kepala, batang, bagian penis yang berada di bawah kulit, dan tentu saja testis.

Saat berhubungan badan, kepala penis dan batang yang akan berfungsi untuk penetrasi. Pada pria yang mengalami kegemukan, bagian pangkal dari penis akan sedikit tenggelam terkena lapisan lemak. Dampaknya, pria jadi merasa penisnya kecil dan tidak mampu menjalankan aktivitas seksualnya dengan baik.

Penis lebih panjang dan besar
Pria yang alami obesitas memiliki tumpukan lemak di bagian pubis atau bagian yang tertutup rambut kemaluan. Saat lemak dalam tubuh turun, bagian itu akan mengecil dan penis jadi terlihat lebih panjang dan besar dari biasanya. Dengan visual penis yang lebih besar inilah, pria menganggap penisnya jadi membesar dan panjang.

Yang terjadi saat tubuh mengecil adalah batang penis jadi terliat lebih sempurna. Bagian yang tertutup lemak akan tampak sehingga terlihat lebih panjang dan besar. Jadi, bukan penisnya membesar dan panjang. Pada dasarnya penis yang dimiliki tetap sama saja seperti saat pria alami obesitas.

Daripada melakukan pembesaran penis yang berbahaya, pria dengan tubuh alami obesitas lebih disarankan untuk mengecilkan ukuran tubuhnya dengan olahraga dan diet sehat.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi