Terbit: 25 February 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Dari sebuah penelitian didapatkan fakta kalau 26 persen pria menggunakan internet untuk melihat video pornografi sementara wanita hanya 3 persen saja. Sering dengan berjalannya waktu, akses ke konten pornografi semakin mudah dilakukan. Bahkan remaja di bawah umur pun bisa melakukannya dengan mudah.

5 Dampak Buruk yang Mengancam Pencandu Video Pornografi

Melihat video pornografi sebenarnya tidak memberikan efek negatif jika dilakukan secara wajar atau untuk membangkitkan gairah. Namun, kalau konten terlarang ini justru dijadikan makanan sehari-hari, dampak buruk di bawah ini bisa terjadi.

1. Berkurangnya luas area aktif di otak
Dari sebuah penelitian yang dilakukan pada pria yang aktif menyaksikan video pornografi didapatkan sebuah fakta yang cukup menarik. Pria yang kerap menyaksikan konten dewasa itu memiliki area otak aktif yang lebih sedikit. Sementara itu, pria yang tidak sering menyaksikan konten dewasa, memiliki area otak aktif lebih banyak.

2. Konten dewasa membuat ketagihan
Konten video dewasa tidak ubahnya dengan kokain yang bisa membuat seorang jadi ketagihan dan akhirnya sakau. Semakin banyak menyaksikan video dewasa, semakin berbahaya pula dampaknya.

3. Menurunkan konsentrasi
Kecanduan konten video dewasa membuat pria atau wanita jadi susah konsentrasi. Aktivitas hariannya akan terganggu karena pencandu akan terobsesi dengan video baru dan begitu seterusnya.

4. Menurunkan gairah seksual
Terlalu sering menyaksikan video pornografi membuat pria atau wanita tidak ingin berhubungan badan dengan pasangannya. Mereka merasa berhubungan seks tidak semenarik dengan video pornografi.

5. Menyebabkan pencandu mengalami gangguan tidur
Pencandu konten pornografi bisa mengalami gangguan tidur karena merasa gelisah dan tidak tenang. Mereka juga kerap melalaikan tanggung jawab yang diberikan. Akibatnya pekerjaan yang dilakukan kerap dikerjakan dengan sembarangan karena pikirannya hanya dipenuhi dengan konten pornografi.

Lebih lanjut, pencandu konten dewasa ini juga alami penurunan fungsi seksual. Beberapa pria kerap alami ejakulasi dini atau susah mempertahankan ereksinya saat bercinta dengan pasangan.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi