Terbit: 16 April 2019 | Diperbarui: 25 March 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Sit up adalah salah satu teknik olahraga dasar yang cukup populer dan sering dilakukan. Manfaat sit up cenderung dilakukan untuk membentuk otot perut karena gerakannya menghasilkan kotraksi pada wilayah perut. Tak sebatas untuk perut saja, nyatanya sit up memiliki berbagai manfaat bagi tubuh.

11 Manfaat Sit Up bagi Kesehatan Tubuh (Disertai Cara Sit Up yang Benar)

Daftar Manfaat Sit Up bagi Tubuh

Apa manfaat sit up selain membentuk otot perut? Selengkapnya simak penjelasan mengenai manfaat sit up, berikut ini:

1. Kestabilan gerakan

Manfaat sit up yang pertama adalah untuk menjaga kestabilan gerakan tubuh kita. Tak hanya perut yang turut serta dalam melakukan sit up, melainkan bagian tubuh lain seperti bahu, lengan, leher, dan pinggul. Nah, pinggul sendiri merupakan salah satu bagian penyeimbang gerakan manusia.

2. Keseimbangan tubuh

Pernahkah Anda hampir terjatuh ketika berjalan walau tak menabrak apapun? Jika pernah, itu menandakan keseimbangan tubuh Anda kurang. Nah, untuk mengatasinya Anda bisa melakukan sit up secara rutin.

Selain bisa memberikan kestabilan gerakan, manfaat sit up juga bisa menjaga keseimbangan tubuh. Ketika Anda rutin melakukannya, maka tubuh akan terlatih dengan beban yang ditopang.

3. Meningkatkan metabolisme

Metabolisme tubuh berfungsi dalam mengolah segala nutrisi dan zat yang masuk ke dalam tubuh Anda. Semakin baik metabolisme yang Anda miliki, maka semakin baik pula manfaatnya. Funfsi sit up sendiri bisa merangsang organ di dalam tubuh untuk meningkatkan sistem sehingga metabolisme menjadi meningkat.

4. Menjaga postur tubuh

Manfaat sit up yang satu ini memang sangat sering menjadi alasan mengapa seseorang rutin melakukannya. Ya, sit up adalah teknik dasar yang dapat menjaga postur tubuh agar tetap ideal. Sebab, dengan sit up setiap hari, maka lemak yang menumpuk pada tubuh, terutama bagian perut akan luruh secara efektif.

5. Melancarkan peredaran darah

Perlu diketahui, segala macam jenis olahraga sifatnya bisa melancarkan aliran darah di dalam tubuh, tak terkecuali sit up. Bila dilakukan secara rutin, fungsi sit up dapat melancarkan sirkulasi darah dan oksigen di dalam tubuh, sehingga terhindar dari penggumpalan darah yang bisa menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan.

6. Memperkuat otot

Manfaat sit up tidak hanya mengecilkan perut saja, faktanya latihan ini menciptakan gerakan-gerakan variabel yang meliputi gerakan mengangkat seluruh berat perut. Otot yang diperkuat oleh sit up adalah:

  • Otot penstabil

Ini bertugas menghubungkan berbagai kelompok otot, yang memfasilitasi kemampuan Anda untuk menggunakannya secara terkoordinasi. Otot penstabil biasanya bekerja dengan baik ketika melakukan sit up.

  • Otot kaki

Otot-otot di kaki akan mendapat manfaat besar dari sit-up biasa; ini sangat penting untuk meningkatkan mobilitas.

  • Fleksor pinggul

Otot panggul bertanggung jawab untuk menghubungkan stabilisator, yang pada gilirannya, memfasilitasi kemampuan untuk menekuk dan memutar.

  • Otot punggung

Sit-up sangat ideal untuk melatih otot punggung, yang dianggap sebagai kelompok otot inti. Ini diperlukan dalam gerakan sehari-hari, termasuk mengangkat barang.

7. Bagus untuk otot inti

Otot inti adalah komponen penting untuk pencapaian kinestetik. Otot-otot ini sebagian besar bertanggung jawab postur tubuh. Mereka dibagi ke dalam kelompok-kelompok berikut.

  • Otot punggung bawah yang memainkan peran penting dalam kapasitas angkat. Otot-otot ini rentan terhadap cedera. Karena itu, sangat penting bagi Anda untuk mempertahankan kekuatan di punggung.
  • Otot dan persendian pinggul, yang berguna saat membungkuk dan bergerak. Otot-otot ini harus dipertahankan, jangan sampai mengalami kondisi seperti osteoartritis.
  • Otot-otot panggul, yang merupakan komponen penting untuk keseimbangan
  • Otot-otot perut, yang memberikan dukungan yang dibutuhkan untuk berat dan gerakan tubuh Anda

Dengan meningkatkan kekuatan otot-otot inti, sit-up tidak hanya memberikan kemampuan untuk bergerak, latihan ini juga meningkatkan fungsi organ-organ tubuh. Postur tubuh yang buruk dan otot inti yang lemah dapat dengan mudah menyebabkan organ berada di posisi yang tidak benar, beberapa di antaranya bahkan dapat kehilangan fungsinya.

8. Mengurangi risiko cedera

Ada beberapa cara agar sit-up dapat mencegah cedera, beberapa di antaranya adalah:

  • Peningkatan kekuatan inti

Seseorang dengan otot inti yang kuat cenderung tidak mengalami cedera karena kehilangan keseimbangan atau kekuatan tubuh.

  • Peningkatan fleksibilitas

Sit-up akan meningkatkan fleksibilitas tubuh, terutama di punggung dan pinggul. Kurangnya fleksibilitas disebabkan oleh otot tegang ditekuk saat berolahraga secara teratur.

  • Mencegah sakit punggung

Memiliki otot inti yang kuat dapat membantu mencegah sakit punggung. Ketika membangun kekuatan di punggung, Anda akan menghindari terlalu banyak tekanan pada punggung. Ini akan membantu menyembuhkan masalah kecil. Melatih otot-otot dapat mengendalikan tubuh, yang berarti dapat menghindari kejang yang menyakitkan.

9. Meningkatkan taya tahan kardiovaskular

Jantung adalah salah satu organ yang memiliki otot paling vital di dalam tubuh. Olahraga teratur, termasuk rutin melakukan sit up dapat menguatkan otot jantung. Manfaat sit up juga dapat menyesuaikannya untuk melakukan pekerjaan yang lebih sulit, seperti cara memompa darah ketika berolahraga atau melakukan pekerjaan berat.

Bila memiliki jantung yang kuat, Anda juga memiliki daya tahan kardiovaskular yang lebih baik, yang membuktikan seberapa baik paru-paru dan jantung bekerja untuk memasok oksigen ke otot-otot dan organ-organ lain di dalam tubuh.

10. Meningkatkan penampilan tubuh

Tidak hanya meningkatkan stamina, sit up juga membantu meningkatkan penampilan dan kepercayaan diri.

Meningkatkan kepercayaan diri bisa menghindari gangguan mental atau rasa cemas. Manfaat sit up dapat membentuk tubuh dalam postur proporsional, seperti tubuh tegak dan kuat.

Sit-up membutuhkan berbagai gerakan yang dirancang untuk mengencangkan perut sambil membakar lebih banyak kalori. Fungsi sit up ini akan membuat tubuh anda ramping, yang pada akhirnya akan menambahan rasa percaya diri.

Sama seperti bentuk olahraga lainnya, sit-up juga membuat tubuh lebih kuat secara mental dan fisik. Kekuatan ini memungkinkan Anda untuk percaya pada kemampuan dan harga diri Anda.

11. Hemat biaya

Melakukan sit up secara rutin berdasarkan pada berat tubuh, Anda dapat menghemat banyak uang. Banyak orang menghabiskan banyak uang untuk peralatan olahraga dan biaya olahraga bulanan di tempat gym.

Alat tersebut tidak diperlukan jika Anda hanya ingin mendapatkan ketahanan tubuh, menumbuhkan massa otot, atau membangun kekuatan inti. Fungsi sit up tidak hanya menumbuhkan massa otot dengan bagus, latihan ini juga efektif membangun kekuatan dan daya tahan inti.

Nah, sekarang sudah tahu kan apa manfaat sit up? Dan berikutnya perlu Anda ketahui pula bagaimana cara melakukan sit up yang benar, seperti yang akan dijelakan di bawah ini.

Cara Sit Up yang Benar

Sit up tetap menjadi latihan untuk perut dan beberapa manfaat lainnya. Tetapi perlu Anda perhatikan bagaimana melakukan sit up yang benar, dan berikut ini langkah-langkah yang dapat membantu sit-up lebih aman dan efektif:

Langkah 1

Pertama yang harus Anda lakukan adalah berbaring telentang di atas matras. Tekuk kedua lutut membantuk sudut 90° dan renggangkan kaki sejauh pinggul. Posisikan tangan di belakang kepala, tepatnya menempel di leher. Arahkan siku di kedua sisi tubuh.

Langkah 2

Angkat tubuh dari matras hingga menekuk antara dada ke paha (hanya beberapa sentimeter) dan sambil buang napas. Ketika tubuh terangkat, pastikan punggung bagian bawah juga ikut terangkat.

Langkah 3

Kembalikan tubuh ke posisi awal sambil menarik napas, untuk menyelesaikan satu pengulangan.

Anda bisa melakukan sebanyak 3 set yang masing-masing sebanyak 10 sampai 15 kali sit up. Lakukanlah sesuai kemapuan (misal hanya 1-2 set) hingga Anda mampu melakukan beberapa set latihan berikutnya.


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi