Terbit: 14 April 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Semua orang pasti setuju bahwa salah satu cara agar bisa hidup sehat adalah dengan berolahraga. Olahraga memang sangat baik untuk kesehatan dan kebugaran tubuh. Ada banyak jenis olahraga yang bisa dilakukan, baik di rumah maupun di pusat kebugaran.

Jogging, Olahraga yang Kurang Tepat Bagi Orang Berbadan Gemuk

Photo Credit : pexels.com

Bagi yang menyukai latihan kardio, Anda bisa memilih lari, berenang, bersepeda, senam, dan masih banyak lainnya. Atau bagi Anda yang menyukai latihan beban, Anda bisa pergi ke pusat kebugaran karena di sana terdapat alat-alat yang bisa Anda gunakan untuk melakukan latihan beban.

Ada salah satu jenis latihan yang termasuk ke dalam jenis latihan kardio populer, latihan tersebut adalah lari atau jogging. Jogging memang banyak digemari karena sangat mudah untuk dilakukan, yaitu hanya dengan mengayunkan kaki sesuai ritme. Di samping mudah dan tanpa biaya, jogging bisa dilakukan oleh siapa saja, baik pria maupun wanita, tua maupun muda.

Namun, ternyata hal tersebut tidak berlaku untuk seseorang yang memiliki tubuh gemuk. Jogging cukup berbahaya dilakukan bagi Anda yang memiliki tubuh gemuk. Hal ini juga disampaikan oleh dokter Perhimpunan Spesialis Kedokteran Olahraga yang mengatakan bahwa jogging tidak disarankan untuk seseorang yang memiliki tubuh gemuk karena terlalu berbahaya untuk lutut.

Pada saat jogging, berat badan bisa naik hingga delapan kali lebih besar karena mengalami fase melayang. Jika berat badan Anda 70kg, maka akan menjadi 560kg pada saat Anda jogging. Tentu saja, dengan menopang berat badan sebesar itu lulut Anda tidak akan kuat dan akan sangat berbahaya karena dapat menimbulkan risiko cedera lutut.

Untuk itu, jika Anda memiliki badan gemuk, sangat tidak dianjurkan bagi Anda untuk berolahraga jogging. Akan lebih baik jika Anda memilih olahraga lainnya seperti jalan cepat, bersepeda ataupun berenang yang lebih aman dan bisa Anda lakukan tanpa takut terkena risiko cedera lutut.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi