Terbit: 12 April 2018 | Diperbarui: 26 October 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Jus kerap kali dianggap sebagai minuman yang baik bagi kesehatan. Padahal, dalam realitanya jus bisa saja memiliki kandungan gula yang tinggi. Tak percaya? Cobalah Anda cek seberapa banyak gula yang dimasukkan di dalam jus buah segar yang dijual di pinggir jalan. Selain itu, periksalah kandungan jus kemasan yang dipasarkan di minimarket atau pasar swalayan.

Tidak Semua Jus Itu Sehat, Inilah Jus yang Harus Dihindari

Dilansir dari Boldsky, pakar kesehatan menyarankan untuk menghindari beberapa jus berikut ini agar tubuh kita tetap sehat.

  1. Jus koktail

Hindarilah jus koktail dan minuman rasa buah yang diklaim memiliki kandungan seperti jus. Minuman ini hanya memiliki sejumlah kecil jus buah asli dan justru dipenuhi oleh bahan-bahan lain seperti air, pemanis, dan sirup jagung fruktosa tinggi dalam jumlah yang sangat banyak. Padahal, kandungan ini bisa memicu kenaikan berat badan, menaikkan kadar kolesterol, menaikkan tekanan darah, dan meningkatkan risiko terkena kanker, diabetes, dan gangguan pencernaan.

  1. Jus kemasan

Jus kemasan yang bisa ditemukan di pasar swalayan atau minimarket ini kaya akan kandungan gula tambahan. Tambahan gula ini ditujukan untuk menyamarkan rasa buah yang cenderung asam. Hal ini bisa membuat kita mengonsumsi gula dalam jumlah yang terlalu banyak. Padahal, hal ini bisa meningkatkan risiko terkena diabetes, obesitas, dan masalah kesehatan lainnya.

  1. Jus kubis, brokoli, dan kale mentah

Jangan sembarangan membuat jus dari sayuran seperti kubis, kale, atau brokoli. Apalagi jika sayuran tersebut masih dalam kondisi mentah. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan di dalam sayuran mentah ini yang bisa mengganggu fungsi tiroid dalam tubuh. Tak hanya itu, sayuran tersebut juga bisa memicu produksi gas berlebihan dalam perut yang tentu akan membuat kita terkena masalah perut kembung.

Ada baiknya kita memilih untuk membuat sendiri jus agar bisa benar-benar mendapatkan jus dari buah atau sayuran segar yang baik bagi kesehatan.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi