Terbit: 26 December 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: dr. Aloisia Permata Sari Rusli

Meski termasuk ke dalam makanan sehat, penderita diabetes (diabetesi) harus lebih waspada saat ingin mengonsumsi sayuran; karena beberapa jenis sayuran dapat meningkatkan gula darah. Lantas, apa saja sayuran yang sebaiknya dihindari oleh diabetesi? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini. 

5 Sayuran yang Harus Dibatasi Konsumsinya oleh Penderita Diabetes

Sayuran yang Tidak Dianjurkan untuk Penderita Diabetes

Mengatur pola makan memang terkadang membingungkan. Memilih sayuran sebagai bagian dari lauk memang ide yang bagus, tetapi ternyata tidak semua sayuran baik dikonsumsi oleh diabetesi.

Berikut adalah beberapa sayuran pantangan penderita diabetes, di antaranya:

1. Kentang

Kentang termasuk dalam makanan yang memiliki indeks glikemik tinggi. Kentang panggang memiliki indeks glikemik 111 sementara kentang rebus memiliki nilai 82. 

Tingginya indeks glikemik ini disebabkan oleh tingginya jumlah karbohidrat di dalamnya tetapi tidak diseimbangkan oleh serat. Dalam 200 gram kentang diketahui dapat memberikan dampak yang sama dengan sekaleng soda pada gula darah. 

Oleh sebab itu, sebaiknya Anda menghindari konsumsi  kentang secara berlebihan. 

Baca Juga11 Makanan Sehat Pengganti Nasi yang Aman untuk Penderita Diabetes

2. Ubi

Ubi memang sering kali dijadikan alternatif kentang karena dinilai lebih sehat. Meski mengandung lebih banyak serat dan nutrisi seperti beta karoten; ubi dan kentang sama-sama memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi. Diabetesi perlu membatasi untuk mengonsumsinya. 

Ubi rebus memiliki nilai indeks glikemik 61 (termasuk kategori sedang), ubi panggang memiliki nilai indeks glikemik tinggi yaitu sebesar 82, sementara ubi goreng memiliki indeks glikemik 76.

Oleh sebab itu, Anda perlu membatasi konsumsi ubi agar tidak terjadi lonjakan gula darah dalam tubuh.

3. Acar Sayuran

Acar sayuran memang terdiri dari sayuran yang memiliki karbohidrat yang rendah dan dilengkapi dengan berbagai vitamin dan mineral. 

Namun, pengolahan acar umumnya ditambahkan gula dan garam dalam jumlah yang tinggi. Bahan tambahan inilah yang tidak baik untuk penderita diabetes.

Terlalu banyak gula sudah pasti dapat meningkatkan gula darah. Sementara itu, konsumsi garam yang berlebihan bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.

Orang dengan diabetes memang rentan untuk mengalami sakit jantung. Konsumsi garam berlebih hanya akan meningkatkan risikonya. 

4. Sayur Kalengan

Sayur kalengan memang praktis, tetapi sebenarnya mengandung garam dalam jumlah tinggi. Garam ini digunakan sebagai pengawet pada sayuran kaleng. 

Jika orang dengan diabetes konsumsi garam secara berlebihan, maka risiko penyakit jantung juga akan meningkat. Tidak hanya itu, risiko komplikasi lain juga bisa terjadi seperti stroke dan penyakit ginjal.

Jika tidak ada pilihan lain, maka Anda bisa merendam sayuran kaleng dalam air selama beberapa menit dan kemudian ditiriskan sebelum dimakan. Cara ini dapat menurunkan kadar garam sebanyak 9-23%. Pilihan praktis lain yang bisa Anda coba adalah sayuran beku.

Baca Juga: 8 Pilihan Minyak untuk Memasak yang Aman bagi Penderita Diabetes

5. Sayuran yang Diolah dengan Banyak Lemak

Hindari mengolah sayur dengan tambahan mentega, margarin, keju, atau saus. Bahan tambahan ini memang tidak memengaruhi gula darah secara langsung, namun konsumsi makanan yang tinggi lemak akan memperlambat proses pencernaan dan membuat insulin sulit untuk bekerja dengan baik. 

Selain itu, makanan yang tinggi lemak juga akan meningkatkan risiko komplikasi pada orang dengan diabetes. 

Nah, itulah beberapa sayuran yang sebaiknya dihindari oleh orang dengan diabetes. 

Guna memastikan sayuran lain yang boleh dimakan atau yang harus dihindari, sebaiknya Anda melakukan konsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Teman Sehat!

 

  1. Anonim. Salt and Diabetes. https://www.diabetes.org.uk/guide-to-diabetes/enjoy-food/eating-with-diabetes/food-groups/salt-and-diabetes. (Diakses pada 23 Desember 2022).
  2. Anonim. 2022. Best and Worst Foods for Diabetes. https://www.webmd.com/diabetes/diabetic-food-list-best-worst-foods. (Diakses pada 23 Desember 2022). 
  3. Ellis, Rachel Reiff. 2022. Carbs in Potatoes and How They Affect Blood Sugar. https://www.webmd.com/diabetes/carbs-potatoes-blood-sugar. (Diakses pada 23 Desember 2022).
  4. Fletcher, Jenna. 2021. Are Pickles Safe For People With Diabetes? https://www.medicalnewstoday.com/articles/can-a-diabetic-eat-pickles. (Diakses pada 23 Desember 2022).
  5. Link, Rachael. 2019. What Is the Glycemic Index of Sweet Potatoes?. https://www.healthline.com/nutrition/sweet-potato-glycemic-index (Diakses pada 23 Desember 2022).
  6. McCulloch, Marsha. 2020. 30 Foods High in Sodium and What to Eat Instead. https://www.healthline.com/nutrition/foods-high-in-sodium. (Diakses pada 23 Desember 2022).
  7. Whelan, Corey. 2019. Is It Safe to Eat Sweet Potatoes If You Have Diabetes?. https://www.healthline.com/health/diabetes/sweet-potato-diabetes. (Diakses pada 23 Desember 2022).


DokterSehat | © 2023 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi