Terbit: 21 Juni 2019 | Diperbarui: 25 Mei 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Salah satu buah yang paling dicari-cari di musim kemarau seperti sekarang ini adalah semangka. Hanya saja, ada anggapan yang menyebut setelah makan semangka sebaiknya tidak minum air karena bisa membuat kita lebih mudah jatuh sakit. Apakah anggapan ini memang sesuai dengan fakta kesehatan?

Setelah Makan Semangka Tidak Boleh Minum Air, Kenapa?

Dampak Minum Air Setelah Makan Semangka

Pakar kesehatan menyebut semangka sebagai buah yang kaya akan kandungan serat, kalium, likopen, dan asam amino. Mengonsumsinya bisa membantu memperlancar pencernaan, menurunkan berat badan, menjaga tekanan darah, dan membuat sirkulasi darah semakin membaik.

Situs Times of India menyebut sebagian besar kandungan di dalam semangka adalah air. Jika kita kemudian langsung minum setelah makan semangka, dikhawatirkan hal ini akan membuat asupan air menjadi berlebihan dan akhirnya memicu gangguan pencernaan seperti perut kembung. Selain itu, keberadaan gula alami yang membuat rasa semangka menjadi lebih manis juga disebut-sebut kurang baik bagi pencernaan jika dikonsumsi terlalu sering.

Pakar kesehatn menyebutkan bahwa informasi ini berdasarkan oleh ilmu Ayurveda, bukannya dari penelitian ilmiah. Hal ini berarti, jika kita terbiasa minum air setelah makan semangka dan tidak merasakan dampak apa-apa, hal ini tidak masalah untuk kembali dilakukan.

Manfaat Makan Semangka bagi Kesehatan

Pakar kesehatan menyebut semangka termasuk dalam buah yang sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi secara rutin. Hal ini disebabkan oleh tingginya manfaat kesehatan dari buah ini.

Berikut adalah manfaat makan semangka bagi kesehatan:

  1. Tinggi kandungan nutrisi

Semangka termasuk dalam buah dengan kandungan kalori yang rendah, yakni hanya 46 kalori di setiap 150 gramnya. Hanya saja, kita bisa mendapatkan nutrisi seperti vitamin A, vitamin C, kalium, magnesium, dan vitamin B kompleks dalam jumlah yang tinggi. Semangka juga menyediakan beta karoten, likopen, asam amino, dan citruline yang bisa memberikan banyak manfaat kesehatan.

  1. Baik bagi kesehatan jantung

Kandungan likopen di dalam semangka sangatlah tinggi. Kandungan ini ternyata bisa membantu menyehatkan jantung. Berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan di Purdue University, dihasilkan fakta bahwa likopen bisa memberikan perlindungan bagi sel-sel jantung dan pembuluh darah.

Kandungan lain di dalam semangka yang baik bagi kesehatan jantung adalah citruline dan arginine. Kandungan arginine bahkan mampu menurunkan risiko kolesterol tinggi.

  1. Mencegah dehidrasi

Semangka memiliki kandungan air dan elektrolit yang tinggi. Hal ini berarti, jika kita mengonsumsinya, kadar cairan tubuh akan tetap terjaga. Risiko untuk terkena dehidrasi yang bisa berbahaya bagi kondisi tubuh pun bisa ditekan.

Pakar kesehatan menyarankan kita yang melakukan aktivitas di luar ruangan saat cuaca panas untuk mengonsumsi semangka demi mencegah dehidrasi.

  1. Bisa membantu meredakan nyeri otot

Sebuah penelitian yang dilakukan di Spanyol dan diunggah hasilnya dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menghasilkan fakta bahwa semangka sangat direkomendasikan setelah berolahraga. Hal ini disebabkan oleh kemampuan semangka dalam meredakan nyeri otot. Selain itu, semangka juga bisa membantu menstabilkan kembali denyut jantung yang biasanya meningkat setelah berolahraga.

Selain dikonsumsi setelah berolahraga, semangka juga direkomendasikan untuk dikonsumsi sekitar 1 jam sebelum melakukannya demi mencegah nyeri otot.

  1. Baik bagi kesehatan kulit dan rambut

Di dalam semangka terdapat kandungan vitamin A yang tinggi, kandungan ini bisa membuat kesehatan kulit dan rambut semakin membaik. Rutin makan semangka juga akan mendukung produksi sel-sel kolagen dan elastin yang bisa membuat kondisi kulit semakin meningkat.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi