Terbit: 12 March 2018 | Diperbarui: 31 October 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Kedelai adalah salah satu bahan makanan yang paling sering kita konsumsi setiap hari. Tak hanya tempe atau tahu, kini semakin banyak orang yang mengonsumsi susu kedelai, apalagi jika tidak cocok dengan susu sapi. Sayangnya, dibalik rasanya yang enak dan tingginya nilai gizi dari bahan kedelai ini, ada beberapa mitos kesehatan yang menyertainya.

Jangan Lagi Percaya Dengan Mitos Tentang Kedelai Ini

Dikutip dari Health24, pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak lagi memercayai mitos tentang kedelai seperti berikut ini.

  1. Menyebabkan kanker payudara

Kita tentu pernah melihat artikel yang menyebutkan bahwa tingginya kadar estrogen pada kedelai bisa meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker rahim. Informasi ini berasal dari sebuah penelitian yang dilakukan pada 1988 lalu yang membuat para ahli khawatir jika kedelai memang bisa membuat kanker payudara menjadi semakin parah.

Namun, beberapa penelitian terbaru justru menunjukkan fakta sebaliknya, yakni memakan kedelai justru baik bagi kesembuhan penderita kanker payudara dan mencegahnya datang lagi setelah sembuh.

  1. Menyebabkan gangguan kesuburan

Kandungan yang mirip dengan estrogen di dalam kedelai disebut-sebut bisa menurunkan kadar hormon kesuburan dalam tubuh. Namun, menurut pakar diet Elizabeth Shaw, hal ini ternyata belum tentu benar. Mengonsumsi kacang-kacangan, tahu, dan kedelai justru bisa mencegah datangnya gangguan kesuburan, khususnya pada kaum wanita

  1. Membuat payudara pria membesar

Terdapat dua kasus pria yang mengalami pembesaran ukuran payudara setelah makan kedelai, yakni seorang vegan berusia 19 tahun yang mengonsumsi 12 hingga 20 sajian kedelai setiap hari, dan seorang pria berusia 60 tahun yang mengonsumsi 3 liter susu kedelai setiap hari. Hal ini berarti, penyebab payudara mereka membesar adalah karena konsumsi kedelai yang berlebihan.

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa asalkan kedelai dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, efek ini sepertinya tidak akan begitu terasa bagi kaum pria.

Kalau Sobat Sehat paling suka dengan produk kedelai apa? Tempe, tahu, atau malah susunya?


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi