Terbit: 12 October 2021
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Roti gandum banyak dikonsumsi oleh orang yang sedang berdiet. Roti gandum mengandung serat yang tinggi sehingga dapat membantu menurunkan berat badan lebih cepat. Ketahui apa saja kandungan gizi dan manfaat roti gandum untuk diet.

Alasan Roti Gandum Baik untuk Diet Anda

Alasan Roti Gandum Baik untuk Diet

Roti adalah salah satu makanan “terlarang” bagi orang yang sedang diet, karena banyaknya kandungan karbohidrat dari tepung yang ada di dalamnya. Roti tawar putih tidak hanya mengandung banyak karbohidrat, tetapi juga indeks glikemik tinggi yang bisa memicu naiknya kadar gula dalam darah.

Roti gandum muncul sebagai alternatif yang lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi selama program penurunan berat badan. Kandungan kalori dalam satu potong roti gandum seberat 43 gram adalah 81,5; jauh lebih tinggi dibandingkan roti tawar biasa dengan berat yang sama, yang hanya mengandung 79,8 kalori saja.

Namun kandungan protein dalam roti gandum dua kali lipat lebih banyak dari roti tawar biasa. Protein merupakan asupan wajib saat diet karena membantu pembentukan otot tubuh. Tidak hanya itu, roti gandum juga mengandung lebih banyak vitamin, mineral, dan serat. Serat yang ada di dalam roti gandum diserap secara perlahan dalam darah, sehingga dapat menahan rasa lapar lebih lama.

Kelebihan Roti Gandum untuk Diet  dari Kandungan Nutrisinya

Menurut United States Department of Agriculture (USDA), satu lembar roti gandum seberat 43 gram memiliki kandungan nutrisi sebagai berikut:

  • Karbohidrat

Roti gandum utuh kaya akan kandungan karbohidrat kompleks yang membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Satu lembar roti gandum biasanya mengandung karbohidrat sekitar 12 hingga 20 gram, dimana 3 gram di antaranya adalah serat.

Ada juga roti gandum utuh yang mengandung karbohidrat tambahan dari gula. Oleh karena itu, saat Anda akan membeli roti gandum, cek dulu label informasi nutrisi pada kemasan, lihat apakah ada tambahan gula atau tidak.

  • Lemak

Roti gandum tidak mengandung lemak sama sekali, kecuali jika dalam pembuatannya membutuhkan minyak. Untuk memastikan apakah roti gandum kemasan mengandung lemak atau tidak, cek pada label kemasannya terlebih dahulu.

  • Protein

Gandum utuh bukan hanya sumber karbohidrat kompleks yang baik, tetapi juga kaya akan kandungan protein. Satu lembar roti gandum utuh bisa mengandung hingga 5 gram protein.

  • Vitamin dan mineral

Kandungan vitamin dan mineral dalam roti gandum bisa bervariasi, tergantung dari masing-masing produsen selama proses fortifikasi roti. Namun sebagian besar roti gandum mengandung sedikit besi, potassium, serta vitamin B (thiamin, riboflavin, niacin, dan folat). Jika resep roti gandum mengandung garam, maka di dalamnya akan terdapat natrium.

Berikut ini adalah ringkasan kandungan gizi dan nutrisi dalam selembar roti gandum utuh:

  • Kalori: 80
  • Lemak: 0 gram
  • Natrium: 170 mg
  • Karbohidrat: 20 gram
  • Serat: 3 gram
  • Gula: 4 gram
  • Protein: 5 gram

Baca Juga: Benarkah Roti Gandum Jauh Lebih Sehat dari Roti Lainnya?

Manfaat Roti Gandum untuk Diet

Ini dia manfaat roti gandum yang akan sangat membantu Anda dalam program dietmu.

1. Membuat kenyang lebih lama

Roti banyak dijadikan pilihan sebagai pengganjal perut saat sedang sibuk, terburu-buru, atau tidak punya banyak waktu. Jenis roti yang Anda konsumsi saat berdiet tidak hanya menekan rasa lapar berlebihan, namun juga bisa membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

2. Lebih banyak asupan serat untuk tubuh

Bagaimana roti gandum bisa membuat Anda kenyang lebih lama? Ini karena kandungan serat di dalamnya yang sangat melimpah. Banyak ahli kesehatan menyebut serat sebagai nutrisi terbaik untuk diet.

Menurut American Heart Association, seseorang sebaiknya mengkonsumsi setidaknya 25 sampai 30 gram setiap hari untuk merasakan manfaat kesehatannya. Saat Anda membeli roti gandum, pilih produk yang memiliki kandungan serat minimal 4 sampai 5 gram per saji.

3. Meningkatkan kesehatan usus

Serat tidak hanya membuat Anda merasa kenyang lebih lama, tetapi juga sangat baik untuk kesehatan organ usus. Jika usus sehat, maka pencernaan juga menjadi lebih sehat. Serat memiliki banyak manfaat untuk tubuh, antara lain menstabilkan kadar gula dalam darah dan menurunkan risiko penyakit jantung.

4. Mencegah makan berlebihan

Salah satu penyebab naiknya berat badan adalah rasa lapar yang berlebihan. Selama berdiet, Anda membutuhkan makanan yang bisa mencegah Anda mudah lapar agar asupan makanan bisa dikontrol dengan baik. Kandungan serat makanan dalam roti gandum membuat Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga menekan keinginan untuk ngemil setelah makan berat.

5. Campuran makanan lain yang lebih sehat

Banyak orang yang enggan memakan roti gandum karena rasanya cenderung pahit. Jika Anda termasuk salah satu dari orang yang berpendapat demikian, cobalah untuk menambahkan makanan lain saat Anda menyantap roti gandum.

Ahli kesehatan merekomendasikan alpukat dan telur untuk dimakan bersama dengan roti gandum. Anda juga bisa menambahkan selai kacang dan irisan pisang agar kenyang lebih lama.

Roti tawar gandum untuk diet dinilai bagus karena mengandung serat tinggi. Anda bisa menjadikan roti gandum sebagai menu sarapan selama program diet. Namun demikian, konsumsi roti gandum sebaiknya tidak berlebihan agar kalori yang dikonsumsi tetap terkontrol. Imbangi juga dengan gaya hidup sehat dan olahraga rutin agar mendapatkan hasil yang maksimal.

 

  1. Garone, Sarah. 2020. Whole Wheat Bread Nutrition Facts and Health Benefits. https://www.verywellfit.com/whole-wheat-bread-nutrition-facts-and-health-benefits-5069803. (Diakses pada 10 Oktober 2021).
  2. Hickman, Kiersten. 2021. 5 Ways Bread Can Help You Lose Weight, Say Dietitians. https://www.eatthis.com/how-bread-can-help-you-lose-weight/. (Diakses pada 10 Oktober 2021).
  3. Picincu, Andra. 2019. Is It Good to Eat Whole-Wheat Bread on a Diet? https://www.livestrong.com/article/466465-is-it-good-to-eat-whole-wheat-bread-on-a-diet/. (Diakses pada 10 Oktober 2021).
  4. Ward, Elizabeth. 2014. The Truth About Bread. https://www.webmd.com/diet/features/truth-about-bread-and-diet#2. (Diakses pada 10 Oktober 2021).


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi