Terbit: 9 Desember 2021
Ditulis oleh: Gerardus Septian Kalis | Ditinjau oleh: Tim Dokter

Catoptrophobia adalah ketakutan akan cermin atau ketakutan akan sesuatu yang muncul di cermin. Gangguan kecemasan yang juga disebut eisoptrophobia ini bisa membuat seseorang merasa sangat malu saat melihat bayangannya sendiri. Bahkan, berpikir untuk melihat ke cermin saja dapat menyebabkan kecemasan. Apakah fobia ini dapat disembuhkan? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Catoptrophobia (Fobia Cermin): Gejala, Penyebab, dan Penanganan

Gejala Catoptrophobia

Gejala fobia ini bervariasi tergantung pada setiap individu, akan tetapi gejala yang umum terjadi dari catoptrophobia adalah:

  • Seseorang mungkin mengalami kecemasan atau gejala ketakutan (seperti gemetar, berkeringat, detak jantung meningkat, dan panik) ketika menghadapi atau memikirkan cermin serta pantulan yang ditimbulkannya.
  • Ketakutan yang tidak proporsional.
  • Seseorang mungkin terlibat dalam perilaku menghindar.
  • Seorang individu mungkin mengalami kesusahan dan gangguan yang signifikan terhadap kehidupannya karena ketakutan akan cermin atau bayangan.

Jika seorang anak menderita fobia ini, dia mungkin tidak dapat mengekspresikan kecemasannya. Sebaliknya, ia mungkin bereaksi terhadap cermin dengan menangis atau mengamuk.

Sedangkan jika Anda merasa menderita gangguan kecemasan ini, konsultasi dengan dokter diperlukan. Perawatan dini sering kali berhasil mengatasi kecemasan yang muncul.

Baca Juga: Scopophobia (Fobia Ditatap): Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi, dll

Penyebab Catoptrophobia

Fobia spesifik mungkin disebabkan oleh peristiwa traumatis, akan tetapi hal tersebut tidak berlaku untuk semua orang yang mengalaminya. Penelitian menunjukkan bahwa faktor genetik dan lingkungan juga dapat berperan dalam mengembangkan fobia tertentu.

Catoptrophobia dapat bermanifestasi dalam berbagai cara tergantung pada individu, seperti pengalaman unik hingga faktor genetiknya.

Anak-anak dan orang dewasa dengan amigdala yang terlalu aktif (bagian dari otak yang terlibat dalam emosi dan perilaku) mungkin lebih rentan untuk mengembangkan fobia spesifik.

Anak-anak dan orang dewasa yang mengalami masalah dengan habituation processing (pemrosesan pembiasaan) mungkin lebih rentan mengembangkan fobia. Dengan kata lain, objek atau situasi yang seharusnya tidak mengancam malah memicu respons rasa takut.

Selain itu, seorang individu yang pernah mengalami peristiwa traumatis yang melibatkan cermin dapat mengembangkan fobia ini.

Baca Juga: Fobia Gelap (Nyctophobia): Gejala, Penyebab, Pengobatan, dll

Perawatan Catoptrophobia

Perawatan untuk fobia ini pada dasarnya tergantung pada kebutuhan setiap individu. Berbagai penanganan yang bisa dilakukan adalah:

Obat-obatan

Fobia jenis ini umumnya tidak memerlukan obat, tetapi obat-obatan psikoaktif kadang-kadang diperlukan, terutama jika seseorang memiliki gangguan kesehatan mental yang terjadi bersamaan.

Sebuah penelitian telah menemukan bahwa obat bekerja paling baik untuk mengobati fobia spesifik bila digunakan bersama dengan psikoterapi. Pilihan obat yang bisa digunakan adalah:

  • Selective serotonin reuptake inhibitor.
  • Beta-blocker.
  • Monoamine oxidase inhibitors.
  • Benzodiazepine.

Psikoterapi

Metode ini sering kali merupakan pilihan pengobatan yang efektif untuk orang yang mengalami gejala catoptrophobia.

Teknik terapi akan bervariasi tergantung pada kebutuhan serta gaya perawatan terapis. Beberapa teknik umum yang digunakan untuk mengobati fobia spesifik meliputi:

  • Terapi perilaku kognitif.
  • In vivo exposure therapy.
  • Terapi paparan realitas virtual.
  • Eye movement desensitization dan reprocessing.
  • Terapi kelompok.

Coping

Apakah Anda sedang mencari pengobatan untuk catoptrophobia atau tidak, menemukan cara yang sehat untuk mengatasinya dapat mengurangi beberapa gejala yang mengganggu.

Beberapa hal baik yang bisa Anda lakukan adalah:

  • Apa yang Anda alami mungkin terasa menakutkan, melelahkan, dan melemahkan. Oleh karena itu, tawarkan diri Anda kata-kata penegasan setiap hari. Pastikan untuk mendukung diri sendiri dengan kata-kata yang baik.
  • Berlatih teknik relaksasi.
  • Terhubung dengan teman dan anggota keluarga yang mendukung.
  • Luangkan waktu untuk menilai bagaimana fobia ini memengaruhi hidup Anda.
  • Luangkan waktu untuk menulis jurnal untuk membantu memproses pengalaman Anda dengan fobia ini.

Secara umum, dokter merekomendasikan perawatan untuk fobia ketika hal tersebut mulai mengganggu aktivitas Anda sehari-hari.

 

  1. Fritscher, Lisa. 2021. What Is Spectrophobia?. https://www.verywellmind.com/what-is-the-fear-of-mirrors-2671890. (Diakses pada 9 Desember 2021).
  2. Lewis, Sarah. Eisoptrophobia (Fear of Mirrors). https://www.healthgrades.com/right-care/anxiety-disorders/eisoptrophobia-fear-of-mirrors. (Diakses pada 9 Desember 2021).


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi