Ibu dan Anak

Obat Batuk Ibu dan Anak

Cara menjaga kesehatan ibu dan anak adalah dengan mengonsumsi makanan sehat, menjaga pola makan, dan bisa juga dengan mengonsumsi suplemen atau vitamin. Meskipun demikian, cuaca buruk sering kali menjadi pemicu penyakit, misalnya batuk dan flu. Tidak jarang penyakit ini bisa menular dengan mudah antar anggota keluarga di rumah, khususnya anatara ibu dan anak.

Ada banyak pilihan merek obat batuk ibu dan anak yang bisa meredakan batuk berdahak dan batuk kering. Ada juga obat yang bisa menyembuhkan radang tenggorokan, mengobati asma, merawat kesehatan paru-paru, dan menjaga daya tahan tubuh.

Cara pakai obat batuk ibu dan anak adalah dengan minum langsung atau dicampurkan dengan sedikit air hangat. Ada baiknya untuk mengikuti petunjuk penggunaan obat yang ada di kemasan. Apabila merasa ragu, bisa langsung tanyakan ke dokter untuk mendapatkan dosis obat yang sesuai.

Vitamin Anak yang Bagus

Tidak jarang orang tua memberikan vitamin untuk anak untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian. Ada beberapa vitamin yang bisa dipilih, seperti vitamin penambah nafsu makan anak, vitamin penambah berat badan anak, hingga vitamin otak anak.

Sangat disarankan untuk berkonsultasi ke dokter anak sebelum menentukan untuk memilih vitamin anak yang tepat sesuai kebutuhan si kecil. Pastikan juga untuk memilih suplemen untuk anak sesuai dengan usianya.

Vitamin Ibu Hamil yang Bagus untuk Janin

Kesehatan keluarga bisa dimulai dengan menjaga kesehatan janin dalam kandungan. Kebutuhan nutrisi janin perlu dicukupi dengan baik agar bayi dalam kandungan bisa tumbuh dengan baik dan optimal. Salah satu yang bisa dilakukan oleh ibu hamil adalah dengan mengonsumsi makanan sehat dan mengonsumsi suplemen.

Suplemen ibu hamil yang bagus adalah yang mengandung 400-800 mikrogram asam folat, 230 miligram kalsium, 400 unit vitamin D, 30 miligram zat besi, 15 miligram zinc, 2 miligram tembaga, 50 miligram vitamin C, dan 2 miligram vitamin B6.

Kandungan vitamin ibu hamil yang penting adalah asam folat, zat besi, kalsium, dan vitamin D. Asam folat saat hamil dibutuhkan untuk mencegah cacat sistem saraf bayi atau neural tube defect (NTD). Kondisi ini biasanya terjadi pada 28 hari pertama kehamilan. Asupan asam folat alami bisa didapatkan melalui konsumsi gandum, sereal, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan jeruk.

Kandungan zat besi dibutuhkan ibu hamil untuk membentuk sel darah merah yang dapat membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke janin. Akibat kurang zat besi akan memicu anemia pada ibu hamil, sehingga merasa mudah lelah, lemah, dan pusing. Kekurangan zat besi saat hamil juga bisa memicu anemia pada bayi atau bahkan meningkatkan risiko bayi lahir prematur. Sumber zat besi alami bisa didapatkan melalui kacang-kacangan, sayuran hijau, buah kering, dan daging tanpa lemak. Konsumsi suplemen penambah zat besi juga bisa dipilih, namun perlu waspada akan efek sampingnya yang bisa menyebabkan diare dan konstipasi jika dikonsumsi berlebihan.

Vitamin D dan kalsium saat hamil dibutuhkan untu menunjang pertumbuhan tulang bayi yang ada di dalam kandungan. Kalsium alami bisa didapatkan melalui susu, yogurt, keju, tahu, tempe, kacang merah, kacang-kacangan, dan salmon. Sumber vitamin D alami bisa didapatkan melalui daging, telur, salmon, dan berjemur di bawah sinar matahari.

Obat Ibu dan Anak di DokterSehat

Salah satu fitur DokterSehat membantu Anda untuk beli obat online tanpa harus ke luar rumah, termasuk untuk beli obat ibu dan anak. Temukan obat atau vitamin anak dan ibu yang tepat sesuai kebutuhan.

Cari dan beli obat ibu dan anak yang Anda butuhkan dengan cepat, mudah, dan praktis. Semua obat demam di DokterSehat memiliki izin edar, aman, terdaftar BPOM, asli, berkualitas, dan harganya terjangkau.