Asma

Apa Itu Penyakit Asma?

Asma adalah penyakit kronis pada saluran pernapasan yang membuat penderitanya sesak dan kesulitan bernapas. Penyakit ini menyebabkan otot saluran pernapasan berkontraksi, menyempit, dan akhirnya meradang. Kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.

Gejala Asma

Ciri-ciri asma bisa berbeda karena tergantung seberapa parah penyakit yang dialami. Ketika terkontrol dengan baik, penderitanya bisa saja tidak mengalami gejala asma. Penderitanya baru akan sadar ketika gejalanya semakin memburuk.

Beberapa gejala asma yang umum yaitu napas pendek, dada sesak, batuk saat malam hari atau dini hari, serta mengi (kondisi yang menyebabkan siulan saat bernapas). Pada umumnya, gejala penyakit ini terjadi pada malam hari, dini hari, saat/setelah olahraga, setelah menangis, setelah tertawa, atau pada musim tertentu.

Penyebab Asma

Sampai saat ini belum diketahui apa penyebab pastinya. Meskipun demikian, ada beberapa faktor penyebab asma yang terdiri dari keturunan, sistem kekebalan tubuh, alergi, stres, obesitas, dan kondisi lingkungan.

Apabila orang tua atau anggota keluarga ada yang memiliki riwayat asma, maka kemungkinan besar Anda memiliki penyakit ini. Perlu diketahui bahwa beberapa gen terlibat dalam sistem kekebalan untuk merespons alergen.

Berdasarkan studi Annals of Asthma, Allergy, and Immunology, dijelaskan bahwa 65 persen orang dewasa yang asma dengan usia di atas 55 tahun juga memiliki riwayat alergi. Sumber alergen paling umum yaitu berasal dari bulu kucing, bulu anjing, debu, tungau, kecoa, jamur, dll.

Seperti yang sudah dijelaskan, faktor penyebab asma juga bisa karena lingkungan. Hal yang dimaksud di sini adalah kondisi lingkungan di sekitar tempat tnggal, termasuk polusi udara. Pemicu lain yang berasal dari lingkungan adalah kelembapan udara, suhu, ozon, nitrogen oksida, dan sulfur dioksida.

Selain penyebab yang sudah disebutkan, ada juga beberapa faktor pemicu asma kambuh, yaitu udara dingin, aktivitas fisik, infeksi pernapasan, GERD, dan bahkan bisa karena obat-obatan tertentu.

Apabila memiliki riwayat asma, maka ketahui dan lakukan beragam cara pencegahannya. Beberapa caranya seperti menghindari pemicu, mengurangi paparan alergi, mendapatkan suntikan alergi, dan minum obat sesuai dengan dosis yang diresepkan.

Cara Mengobati Asma

Pengobatan asma bisa dilakukan dengan minum obat asma tradisional atau cara medis. Penanganan sedini mungkin sangat penting dilakukan untuk meredakan gejalanya. Cara mengobati asma bisa dengan minum obat asma, menggunakan inhaler, menggunakan nebulizer, dan mengendalikan pemicu asma.

Penggunaan obat bisa bekerja cepat untuk menghentikan batuk dan mengi karena bekerja dengan membuka otot jalan napas. Biasanya obat digunakan untuk mengontrol gejala dan sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan dosis yang tepat.

Ada juga inhaler asma yang bisa digunakan sendiri di rumah. Cara pakai inhaler adalah ketika serangan asma baru muncul dan setelah membuang napas. Tekan tombol inhaler data membuang napas agar obat bisa masuk ketika penderita sedang menarik napas. Selain minum obat dan pakai inhaler, bisa juga dengan menggunakan nebulizer.

Perlu menjadi catatan bahwa penyakit yang satu ini tidak bisa disepelekan. Segera ke dokter apabila mengalami tanda asma darurat. Ciri-cirinya seperti napas jadi lebih cepat dan mengi, kondisi tidak membaik setelah minum obat atau pakai inhaler, dan napas terasa lebih pendek meski melakukan aktivitas normal.

Obat Asma di DokterSehat

Salah satu fitur DokterSehat membantu Anda untuk beli obat online tanpa harus ke luar rumah, termasuk untuk beli obat asma. Temukan produk yang tepat untuk meredakan asma kambuh dengan cepat.

Cari, temukan, dan beli obat asma yang Anda butuhkan dengan cepat, mudah, dan praktis. Semua perlengkapan medis dan obat di DokterSehat memiliki izin edar, aman, terdaftar BPOM, asli, berkualitas, dan harganya terjangkau.