Terbit: 6 Maret 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Penularan penyakit kelamin atau penyakit menular seksual tidak pandang bulu. Pria atau wanita bisa tertular penyakit ini dengan mudah kalau melakukan kontak fisik, seperti berhubungan badan secara tidak aman. Penyakit menular seperti HIV, klamidia, dan gonorea bisa menyerang dengan cepat khususnya pada wanita.

Wanita, Lakukan 3 Hal Ini Agar Tak Terkena Penyakit Kelamin

Nah, agar Anda lebih terlindung dari penyakit menular seksual dan kelamin, coba lakukan beberapa hal ini di kehidupan sehari-hari:

1. Tidak berganti-ganti pasangan
Hubungan seks dengan pasangan yang berganti-ganti berisiko sekali membuat Anda terkena penyakit kelamin. Risiko ini bisa tinggi lantara Anda tidak bisa memastikan apakah pasangan yang dimiliki ini benar-benar sehat. Kalau pasangan yang dimiliki hanya satu, misal suami, kesehatan tubuhnya akan terkontrol sehingga peluang tertular penyakit kelamin jadi kecil.

2. Lakukan vaksinasi
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Ketimbang Anda mengobati penyakit yang terlanjur menular lebih baik lakukan pencegahan dengan melakukan vaksinasi. Salah satu vaksin yang harus didapatkan wanita usia 14-24 tahun adalah HPV. Vaksin ini akan mencegah munculnya kutil kelamin yang berbahaya dan susah disembuhkan.

3. Menjaga kebersihan vagina
Jaga kebersihan vagina setiap hari dengan membilasnya dengan bersih usai buang air kecil dan besar. Cara terbaik untuk membilas vagina adalah dari depan ke belakang agar bakteri dari anus tidak terbawa ke depan.

Selanjutnya ganti celana dalam secara rutin setelah digunakan selama 6-8 jam atau setelah basah terkena keringat. Kalau Anda menggunakan pembalut, ganti setiap 3-4 jam sekali untuk mencegah penyebaran dari bakteri.

Cara menjaga kebersihan dari vagina selanjutnya adalah dengan membilas usai berhubungan badan. Setelah aktivitas seksual dengan pasangan selesai, segera cuci bersih vagina agar tidak ada kotoran atau bakteri yang masuk.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi