Terbit: 24 March 2018 | Diperbarui: 8 February 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Banyak wanita mencukur rambut kemaluan dengan alasan untuk estetika. Baik hanya mencukur di bagian garis bikini (samping), atau keseluruhannya. Ada beberapa cara yang tersedia, seperti mencukur atau dengan waxing. Nah, sebelum Anda memutuskan untuk mencukur bulu kemaluan, berikut ini beberapa hal yang perlu diketahui terlebih dahulu.

Perlukah Mencukur Rambut Kemaluan? Apa Bahayanya?

1. Dapat menimbulkan abses

Seperti yang dilansir dari telegraph.co.uk, mencukur ataupun waxing rambut meningkatkan risiko abses yang terinfeksi. Hal ini terjadi ketika bakteri masuk ke dalam tubuh melalui folikel rambut. Meskipun mudah disembuhkan baik dengan antibiotik atau operasi, namun tetap membawa risiko bahaya tersendiri.

2. Waxing tidak lebih baik dari mencukur

Beberapa orang mengira waxing lebih baik karena dapat mencabut keseluruhan rambut. Namun, karena rambut kemaluan umumnya tumbuh miring, artinya waxing juga tidak akan bisa mencabut sepenuhnya rambut tersebut. Jadi ingrown hair atau rambut tumbuh ke dalam masih mungkin terjadi.

3. Ingrown hair tidaklah berbahaya

Baik mencukur dan waxing dapat menimbulkan ingrown hair. Memang hal ini membuat tampilan kulit menjadi tidak mulus, tidak nyaman, dan terasa sakit. Namun umumnya hal ini tidak berbahaya.

4. Meningkatkan risiko penyakit seksual menular

Rambut kemaluan berfungsi untuk menyerap kelembapan dan membuatnya tetap kering. Jika tidak ada rambut pada kemaluan, akibatnya kemaluan akan rentan terkena infeksi seperti herpes atau kutil kelamin. Itulah mengapa mencukur rambut kemaluan meningkatkan risiko tertular penyakit menular seksual.

5. Memotong rambut memiliki risiko lebih kecil

Jika Anda tidak ingin membiarkan rambut tumbuh begitu saja, memotongnya bisa jadi pilihan yang lebih aman. Memotong rambut kemaluan tidak akan menimbulkan ingrown hair dan mengurangi risiko iritasi pada kulit kemaluan akibat mencukur/waxing.

Pada akhirnya, mencukur atau tidak merupakan pilihan pribadi Anda. Namun, Anda harus menyadari risiko yang mungkin terjadi dan tetap waspada serta selalu menjaga kebersihan area pribadi Anda agar tetap sehat.


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi