Terbit: 3 September 2016
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Stomatitis berasal dari Bahasa Yunani, stoma yang berarti mulut dan itis yang berarti inflamasi (radang). Stomatitis adalah inflamasi lapisan mukosa dari struktur apa pun pada mulut; seperti pipi, gusi (gingivitis), lidah (glossitis), bibir, dan atap atau dasar mulut. Kata stomatitis sendiri secara bahasa berarti inflamasi pada mulut. Inflamasi dapat disebabkan oleh kondisi mulut itu sendiri (seperti oral hygiene yang buruk, susunan gigi yang buruk), cedera mulut akibat makanan atau minuman panas, atau oleh kondisi yang memengaruhi seluruh tubuh (seperti obat-obatan, reaksi alergi, atau infeksi).

Mengenal Penyebab dan Jenis Sariawan (Stomatitis)

Penyebab
Sejumlah faktor dapat menyebabkan stomatitis, diantaranya:

  • peralatan gigi yang kurang pas
  • pipi tergigit
  • gigi bergerombol yang mengiritasi struktur mulut secara terus-menerus
  • gangguan pernapasan mulut kronis karena saluran hidung yang tersumbat dapat menyebabkan jaringan mulut kekeringan, yang selanjutnya akan menjadi iritasi
  • minum minuman yang terlalu panas yang dapat membakar mulut dan berlanjut pada iritasi dan nyeri
  • penyakit-penyakit seperti infeksi herpes, gonorrhea, campak, leukemia, dan AIDS
  • kekurangan vitamin C

Penyakit sistemik lain yang berkaitan dengan stomatitis termasuk Inflammatory bowel disease (IBD) dan Sindrom Behcet, ataupun suatu kelainan inflamasi multisistem dengan sebab yang tidak diketahui (idiopatik) juga dapat menjadi penyebab sariawan.

Jenis
Terdapat beberapa jenis dari sariawan, antara lain:

  • Stomatitis aftosa, juga dikenal sebagai Stomatitis aftosa rekuren (SAR), adalah jenis spesifik stomatitis yang muncul dengan ulkus yang dangkal dan nyeri yang biasanya ada di bibir, pipi, gusi, atap atau dasar mulut. Rentang diameter ulkus ini dari bintik kecil hingga 1 inchi (2,5 cm) atau lebih. Walaupun penyebab SAR tidak diketahui namun yang diduga penyebab penyakit ini adalah defisiensi nutrisi, khususnya vitamin B12, folat, atau besi.
  • Stomatitis generalisata (menyeluruh) atau stomatitis kontak dapat terjadi akibat penggunaan berlebihan dari alkohol, merica, makanan panas, atau produk tembakau. Sensitivitas terhadap obat kumur, pasta gigi, dan lipstik, dapat mengiritasi lapisan mulut. Paparan terhadap logam berat, seperti merkuri, timah, bismut, dapat menyebabkan stomatitis.
  • Stomatitis mikotik atau lebih dikenal sebagai kandidiasis oris adalah suatu jenis stomatitis yang disebabkan oleh infeksi jamur.
  • Stomatitis herpetika adalah herpes simpleks yang mengenai mukosa oral dan bibir, ditandai dengan pembentukan vesikel kekuningan yang pecah dan menghasilkan ulkus tidak rata, nyeri, yang dilapisi dengan membran abu-abu dan dikelilingi oleh halo yang eritematous.
  • Stomatitis medikamentosa adalah stomatitis akibat reaksi alergi terhadap obat-obatan yang ditelan, diabsorbsi lewat kulit atau mukosa, atau diberikan dengan injeksi hipodermik. Gejala utama antara lain vesikel, erosi, ulkus, eritema, purpura, angioedema, rasa terbakar, dan gatal.

Oleh karena itu, banyak sekali yang menjadi faktor penyebab terjadinya sariawan. Mulai sekarang kita dapat lebih hati-hati dalam mengonsumsi makanan dan menjaga kesehatan mulut kita. Jika kita sudah terkena penyakit ini ataupun sering kambuh-kambuhan tidak ada salahnya untuk dapat segera memeriksakan diri ke dokter agar penyakitnya tidak bertambah parah.


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi