Terbit: 22 March 2016 | Diperbarui: 9 May 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Saat wanita mengalami siklus menstruasi, maka wanita pun akan mengalami banyak perubahan hormon yang bisa membuat perubahan suasana hati. Selain itu, wanita pun akan cenderung akan lebih mudah mengalami rasa sakit dan kelelahan. Tahukah anda, masa menstruasi pada wanita ternyata juga bisa membuat payudaranya mengalami perubahan? Perubahan pada payudara ini bahkan bisa membuatnya menjadi lebih sensitif dan tidak nyaman jika disentuh. Apa sajakah perubahan yang terjadi pada payudara selama masa menstruasi?

Masa Menstruasi Ikut Membuat Payudara Mengalami Perubahan

Banyak wanita yang mengeluhkan rasa nyeri pada payudara saat masa menstruasi tiba. Padahal, tanpa disadari wanita sering tanpa sengaja menyentuh payudaranya dengan berbagai benda yang tentu saja membuat tidak nyaman. Rasa nyeri ini disebabkan karena adanya perubahan drastis pada kadar hormon estrogen sehingga payudara pun akan mengalami rasa nyeri. Selain rasa nyeri, payudara di masa menstruasi juga akan cenderung lebih besar meskipun biasanya tidak terlalu disadari oleh wanita. Saat masa menstruasi, hormon-hormon akan mengalami fluktuasi sehingga membuat kelenjar lemak payudara pun akan cenderung membesar. Selain ukuran, payudara pun akan cenderung terasa lebih lembut jika dipegang. Perubahan hormon yang menyebabkan pengembangan pada kelenjar lemak payudara ternyata berpengaruh besar pada tekstrur dan kelembutan payudara.

Dalam beberapa kasus, kaum hawa juga melaporkan adanya rasa tidak nyaman dan gatal-gatal pada vagina saat proses menstruasi tiba. Pakar kesehatan menyebutkan jika rasa gatal ini disebabkan oleh kondisi selangkangan yang cenderung akan lebih lembab dan kurang bersih. Selain itu, pembalut yang tidak cocok dengan kulit wanita juga bisa menyebabkan gatal-gatal. Sering-serinlah mengganti pembalut dan membersihkan area kewanitaan agar gatal-gatal yang muncul selama masa menstruasi pun bisa segera mereda.


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi