Terbit: 11 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Bayi umumnya sudah bisa tengkurap sendiri saat berusia 4 bulan. Namun sebenarnya Anda sudah bisa latihan menengkurapkan bayi sejak dini. Latihan menengkurapkan bayi memiliki banyak manfaat bagi otot-ototnya, namun lakukanlah dengan hati-hati.

Manfaat Melatih Bayi Dalam Posisi Tengkurap

Beberapa manfaat menengkurapkan bayi antara lain:

Menguatkan otot si kecil
Saat baru lahir, bayi lebih banyak dalam posisi meringkuk. Otot dan tulangnya belum terlalu kuat menopang tubuhnya untuk beraktivitas. Dengan melatih bayi untuk tengkurap, posisi ini bisa memperkuat otot leher, punggung dan batang tubuh bayi. Otot-otot ini yang akan membantu bayi untuk melakukan posisi duduk, berdiri dan berlari.

Menghindari peyang
Jika bayi terus-menerus dalam posisi berbaring, hal ini dapat membuat tulang tengkorak kepala bayi tidak tumbuh secara optimal sehingga mengalami sindrom flat head (belakang kepala datar) atau peyang. Tengkurap merupakan salah satu cara untuk menghindari bayi memiliki kepala peyang.

Melatih motorik & sensorik
Saat bayi berada dalam posisi tengkurap, ia akan berlatih menggapai benda yang diinginkan, menggenggam mainan, dan memukul-mukulkan tangannya. Hal ini dapat membantu mengasah kemampuan motorik dan sensorik bayi.

Melatih indra penglihatan
Bayi umumnya bisa tengkurap di usia 4 bulan. Pada usia ini bayi umumnya sudah memiliki penglihatan yang lebih baik dan bisa melihat jelas benda di sekitarnya. Saat tengkurap, berikan mainan kesukaan bayi untuk merangsang penglihatannya. Dengan tengkurap sambil bermain, si kecil akan mulai terlatih dengan banyak obyek baru.

Meski posisi tengkurap baik bagi bayi, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh ibu:

Posisikan bayi tengkurap saat terjaga
Pada bayi yang belum bisa tengkurap sendiri atau masih berusia 1-4 bulan sebaiknya bayi hanya boleh ditengkurapkan saat ia terjaga. Jika pada usia tersebut bayi tertidur saat tengkurap, maka segera baringkan bayi untuk menghindari SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) saat tidur.

Perhatikan keamanan bayi
Untuk melatih bayi tengkurap, pastikan ia berada di permukaan yang rendah, kokoh, dan cukup aman untuk berguling dari posisi telentang ke tengkurap. Selain itu jangan tinggalkan bayi sendirian saat ia belajar tengkurap karena mungkin ototnya belum kuat dan tidak nyaman dengan posisinya.

Jangan tengkurapkan bayi saat kenyang
Sebaiknya melatih bayi tengkurap tidak dilakukan saat bayi baru saya menyusu. Hal ini membuat bayi merasa tidak nyaman dan dapat membuat gumoh.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi