Terbit: 7 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Tersedak merupakan hal yang berbahaya bagi anak-anak. Jika anak Anda tersedak, segera beri pertolongan secepat mungkin karena tersedak dapat menutup pasokan oksigen ke otak dan membahayakan nyawanya.

Lakukan Cara Ini Jika Anak Tersedak

Bagi anak di bawah usia satu tahun, otot menelannya belum sempurna sehingga membuatnya rentan tersedak. Tanda-tanda yang biasa ditunjukkan antara lain sulit bernapas, sulit bicara, tidak bisa batuk, wajah pucat atau memiru kehitaman.

Untuk menolong anak tersedak, lakukan cara berikut ini:
1. Periksa mulutnya
Periksa mulut anak tersedak, apakah ada benda asing di dalam mulutnya. Jika Anda melihat sesuatu, ambil benda tersebut dengan hati-hati. Jika tidak, jangan memasukkan jari atau benda lain untuk menghindari benda makin terdorong ke dalam.

2. Jangan segera diberi minum
Salah satu kesalahan yang paling sering terjadi dalam penanganan orang tersedak adalah memberinya minum. Saat anak batuk, sebaiknya jangan segera memberinya minum sampai anak dapat bernafas dengan baik.

3. Lakukan manuver Heimlich
Jika bayi yang berusia di bawah enam bulan tersedak, segera tengkurapkan bayi di atas lengan orang dewasa lalu tepuk punggungnya secara lembut beberapa kali.

Jika bayi yang tersedak sudah bisa duduk, dudukkan bayi dengan posisi agak membungkuk, lalu tepuk punggungnya. Jika cara ini tidak berhasil, posisikan bayi telentang dengan kepala lebih rendah dari badannya dengan tangan atau paha Anda sebagai penopang, lalu pijat dadanya beberapa kali untuk mendorong udara paru-paru ke atas.

Sedangkan untuk penanganan anak di atas 1 tahun yang tersedak, Anda harus memeluknya dari belakang, tempatkan salah satu kaki Anda di antara kakinya untuk menyangga tubuhnya jika ia pingsan. Posisi tangan mengepal di sisi kuar dari ibu jari, menghadap perut anak dan tempatkan di pusar. Berikan sentakan ke atas ke dalam perut dengan cepat untuk membantu benda asing yang tersangkut keluar. Jangan terlalu kuat memberi dorongan tenaga pada anak-anak agar tidak menyebabkan cedera tambahan.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi