Terbit: 26 Februari 2018 | Diperbarui: 27 April 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Selama ini masyarakat selalu menganggap kalau kebotakan adalah masalah yang mengganggu pria. Saat usia bertambah, pria akan alami kerontokan pada rambut hingga akhirnya tidak bersisa apa pun di kulit kepala.

Munculnya Kebotakan pada Pria dan Wanita

Sebenarnya kebotakan juga terjadi pada wanita, bahkan sekitar 40 persen penderita kerontokan adalah wanita. Untuk itu, wanita juga harus memperhatikan kesehatan kulit kepalanya agar rambut tidak rontok dan kebotakan muncul.

Penyebab kebotakan
Ada dua hal yang memicu kerontokan pada rambut. Pertama adalah paparan zat kimia yang berada pada sampo atau produk rambut lainnya. Pria atau wanita yang menggunakan sampo dengan bahan kimia berbahaya atau adanya ketidakcocokan bahan penyusunnya bisa membuat rambut rontok perlahan-lahan.

Pemicu kedua dari kebotakan adalah hormon pada tubuh. Pada pria, hormon testosteron berpengaruh besar dalam pertumbuhan rambut. Saat memasuki usia 30 tahun dan hormon ini menurun, kesehatan rambut juga ikut menurun.

Kebotakan pada pria dan wanita
Kebotakan pada pria dan wanita sedikit berbeda meski penyebab dan polanya hampir sama. Berikut ulasan singkat terkait kebotakan pada pria dan wanita.

Pola kebotakan
Kebotakan pada pria biasanya muncul dari bagian depan atau dekat dengan jidat. Kerontokan akan terjadi pada bagian itu terus menerus lalu menyebar hingga ke puncak kepala. Pola ini membuat kebotakan pada pria terlihat lebih jelas ketimbang wanita.

Kebotakan pada wanita terjadi di semua titik pada kulit kepala. Jadi, kerontokan tidak akan terlihat dengan jelas meski jumlah yang rontok antara pria dan wanita sama.

Munculnya kebotakan
Kebotakan pada pria biasanya muncul sebelum usia 21 tahun. Namun, kondisi ini baru disadari pada usia 35 tahun. Pada wanita, kebotakan terjadi pada usia 50-60 tahun dan membuat rambut jadi lebih tipis.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi