Terbit: 29 Januari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com-Masturbasi adalah kegiatan merangsang diri sendiri dengan cara menyentuh, meraba atau memijat organ intim untuk mendapatkan kepuasan seksual. Dulu kegiatan ini dianggap tabu, namun kini hal ini dianggap sebagai hal yang normal dan memberi manfaat jika dilakukan dengan benar.

Yang Perlu Diperhatikan Saat Masturbasi dengan Benda Asing

Beberapa manfaat yang dihasilkan dari masturbasi antara lain mengetahui apa yang diinginkan dan disukai ketika berhubungan seksual dan merasakan kenikmatan ketika berhubungan seksual.

Cara melakukan masturbasi pun bermacam-macam. Beberapa menggunakan barang-barang di sekitarnya untuk melakukan simulasi penetrasi. Sebagian pria ada yang memasukkan penis ke lubang buatan seperti botol, pipa pvc, atau bahkan daging buah. Sedangkan bagi perempuan, rata-rata memasukkan barang-barang tertentu ke dalam vaginanya untuk merasakan sensasi penetrasi penis. Biasanya barang-barang yang digunakan adalah barang dengan bentuk mirip penis seperti pisang, terong, timun, hingga lilin atau senter.

Meskipun masturbasi ini memberi manfaat bagi kepuasan seksual, namun jangan melakukannya sembarangan. Jika Anda melakukannya asal-asalan, hal ini dapat menyebabkan risiko infeksi atau alergi pada organ intim.

Contohnya jika Anda melakukan masturbasi dengan sayuran. Tidak semua orang terpikir untuk mencusi sayuan tersebut dengan bersih sebelum digunakan untuk masturbasi atau melapisinya dengan kondom. Ingat, sayuran mungkin saja terpapar pestisida atau bahan kimia yang berbahaya bagi organ intim. Meskipun sudah dicuci dan dibersihkan terlebih dahulu, namun mikorba tetap saja dapat berpindah ke kulit bagian organ intim Anda. Akibatnya, masturbasi dengan cara ini akan meningkatkan risiko iritasi hingga bahkan infeksi jamur.

Selain risiko infeksi jamur, masturbasi dengan barang-barang pecah belah juga berisiko luka jika barang tersebut pecah, hancur dan mencederai kulit organ intim dan bahkan bisa juga tertinggal di vagina. Hal ini bisa terjadi jika Anda masturbasi menggunakan botol kaca atau plastik yang mudah rusak.

Agar dapat melakukan masturbasi yang aman, sebaiknya gunakan alat bantu seks atau sex toys yang aman. Pilih sex toys dari bahan yang aman dan kuat seperti silikon. Simpan di tempat yang aman dan bersihkan sebelum digunakan, atau jika perlu lapisi dengan kondom lateks. Gunakan dalam frekuensi yang normal, penggunaan dalam frekuensi tinggi dan kasar dapat menyebabkan iritasi dan infeksi.

Pada dasarnya masturbasi merupakan aktvitas yang normal. Namun sebaiknya jangan melakukannya secara berlebihan demi kenyamanan hubungan seksual Anda bersama pasangan. Jika Anda memiliki keluhan seputar kepuasan seksual, jangan ragu untuk membicarakannya bersama pasangan dan seksolog.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi