Terbit: 20 Januari 2018
Ditulis oleh: Muhamad Nuramdani | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Seorang nenek berusia 102 tahun membuktikan bahwa satu dosis cokelat setiap hari membuat dia merasa segar, sehat dan bahagia.

Rutin Makan Cokelat Jadi Kunci Panjang Umur Nenek Berusia 102 Tahun

Nenek Eunice Modlin, dari Boonville, Indiana, mengatakan bahwa rahasianya untuk menjalani hidup sehat dan panjang umur dengan memakan dua potong cokelat hitam setiap hari.

Dalam beberapa tahun terakhir, cokelat semakin dianggap sebagai makanan kesehatan karena penelitian menghubungkan makanan ringan dengan banyak manfaat kesehatan, termasuk penurunan risiko penyakit kardiovaskular, kanker dan diabetes.

Tapi beberapa ahli memperingatkan cokelat mungkin bukan kunci bagi kehidupan Eunice yang panjang, mengingat faktor perpanjangan kehidupan lainnya, seperti dia tidak pernah minum alkohol atau merokok.

“Ada banyak faktor lain untuk kehidupannya yang panjang dan cokelat bukanlah satu-satunya. Gen, dietnya secara umum, mungkin jadi alasan utamanya,” kata ahli gizi Vanessa Rissetto.

Nenek Eunice yang memiliki empat anak, tujuh cucu, 14 cicit, 11 cicit, tidak pernah menyentuh alkohol atau rokok dan sangat atletis saat masih muda.

Ketika berusia berusia 20-an, Nenek Eunice menjalani olahraga panahan, olahraga yang melibatkan busur dan anak panah, dan dikenal karena keahlian panahannya.

Pada usia 102 tahun, Eunice telah melewati masa-masa sulit, termasuk depresi berat dan Perang Dunia II, dan sekarang telah menunjukkan tanda-tanda pulih.

Nenek Eunice, yang selalu mengonsumsi sayuran yang ditanam di kebunnya. Dia bukanlah satu-satunya orang di keluarganya yang berumur panjang, saudaranya juga berusia 101 tahun.

Nenek berusia 102 tahun itu masih dalam keadaan sehat, meskipun pada kenyataannya dia kehilangan penglihatannya, dan dosis cokelat setiap hari mungkin ada kaitannya dengan itu.

Apa rahasia hidup yang panjang? Orang yang berusia ratusan tahun lainnya mengungkapkan tips untuk hidup begitu lama, seperti Betty White (95), menyukai makanannya seperti kentang goreng, hot dog dan vodka yang membuat panjang umur.

Nabi Tajima yang berusia 117, mengatakan bahwa rahasianya untuk menjalani hidup yang panjang adalah memakan makanan lezat seperti mi ramen dan sup daging sapi.

Emma Morano, yang meninggal tahun lalu pada usia 117 tahun, mengatakan bahwa rahasianya untuk kehidupan yang panjang memakan telur mentah dan menghindari pria.

Susannah Mushatt Jones, yang meninggal pada usia 116 tahun pada 2016, mengatakan bahwa daging asap adalah rahasianya untuk hidup begitu lama.

Misao Okawa, yang meninggal pada 2015 di usia 117 tahun, mengatakan bahwa sushi adalah rahasianya untuk menjalani hidup yang panjang.

Banyak penelitian telah menghubungkan cokelat dengan kesehatan yang lebih baik. Sebuah studi tahun 2015 yang diterbitkan di The BMJ menemukan bahwa orang yang makan sebatang cokelat kecil setiap hari memiliki kemungkinan 23 persen lebih kecil terkena stroke, dan 11 persen lebih kecil kemungkinannya untuk menderita penyakit kardiovaskular.

Studi lain yang dipublikasikan di jurnal Appetite tahun 2016 menemukan orang yang mengonsumsi cokelat minimal seminggu sekali, memiliki risiko diabetes yang lebih rendah lima tahun kemudian.

Cokelat merupakan sumber antioksidan yang baik. Kekuatan antioksidan dan anti-inflamasi cokelat diperkirakan berasal dari kelas nutrisi tanaman yang ditemukan dalam biji kakao yang disebut flavonoid.

Namun, tergantung bagaimana cokelat dibuat, ramuannya bisa menangkal beberapa manfaat kesehatan yang seharusnya diobati.

Tidak semua cokelat diciptakan sama. Cokelat gelap memiliki lebih banyak flavonoid daripada cokelat susu dan cokelat putih, yang sebenarnya tidak mengandung cokelat, ini bukanlah sumber flavonoid yang baik.

Cokelat juga tinggi lemak, sehingga orang hanya bisa menuai manfaat secukupnya. Dengan kata lain, orang yang mengonsumsi sepotong cokelat per hari hanya akan berakhir dengan arteri yang tersumbat.


DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi