Terbit: 30 September 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Agar tidak sampai kesulitan saat menelan, kita tentu akan segera minum air saat makan atau saat baru saja selesai makan. Sayangnya, ada sebuah anggapan yang menyebutkan bahwa langsung minum air setelah makan bisa membahayakan kesehatan. Sebenarnya, apakah anggapan ini sesuai dengan fakta medis?

Benarkah Minum Air Setelah Makan Bisa Berbahaya?

Tak disangka, kebiasaan langsung minum setelah makan yang hampir selalu kita lakukan ini ternyata memang tidak baik bagi kesehatan. Menurut pakar kesehatan, hal ini bisa menyebabkan masalah gastroesophageal reflux disease (GERD) atau kenaikan asam lambung. Menurut pakar gizi Claire Martin dari California, Amerika Serikat, munculnya masalah GERD ini bisa membuat perut menjadi terasa kembung, tidak nyaman, dan bahkan menyebabkan pencernaan menjadi tidak lancar.

Sebagai informasi, saat kita selesai makan lambung akan mengeluarkan asam hidroklorida yang memiliki fungsi memecah makanan yang masuk ke dalam perut. Saat kita meminum air langsung setelah selesai makan, maka tingkat keasaman pada lambung akan berubah dengan signifikan sehingga mengganggu proses pencernaan.

Asam hidroklorida ini berfungsi untuk menghancurkan makanan dan kemudian memecah kandungannya agar lebih mudah diserap oleh usus. Sayangnya, proses ini bisa terhambat dan makanan yang masuk ke dalam usus bisa jadi masih belum benar-benar hancur dengan sempurna dan menyebabkan efek tidak nyaman di dalam perut.

Lantas, apakah sebaiknya kita tidak minum setelah makan meski makanan seperti tidak bisa bergerak dengan lancar di kerongkongan? Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengonsumsi air putih sekitar 30 menit setelah makan.

Selain itu, pakar gizi dari India bernama Piya Karkera juga menyebutkan bahwa ada baiknya kita meminum air sebelum makan demi mencegah makanan sulit bergerak di kerongkongan. Meskipun begitu, jumlah air yang dikonsumsi juga tidak boleh banyak-banyak karena bisa membuat perut kembung dan mengganggu kinerja lambung saat makan.

Selain kebiasaan minum air putih setelah makan, pakar kesehatan juga menyebut kebiasaan minum teh atau es teh setelah makan tidak baik bagi kesehatan karena bisa mengganggu proses penyerapan zat besi. Jika teh yang diminum kaya akan gula, risiko untuk mengalami kenaikan berat badan dan risiko diabetes juga meningkat.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi