Terbit: 1 Februari 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Meskipun kerap dianggap sebagai penyakit yang remeh, dalam realitanya wasir atau ambeien termasuk dalam penyakit yang sangat merepotkan. Jika wasir sudah parah, penderitanya bahkan bisa kesulitan untuk duduk karena selalu merasa tidak nyaman dan saat buang air besar anus akan mengeluarkan darah. Agar tidak sampai mengalami masalah kesehatan ini, pakar kesehatan menyarankan kita untuk menghindari berbagai kebiasaan ini.

Masih Kerap Dilakukan, Kebiasaan Ini Bisa Memicu Wasir

Kerap duduk dalam waktu lama
Sudah menjadi rahasia umum jika duduk dalam waktu yang lama bisa memicu datangnya masalah kesehatan. Tak hanya penyakit jantung atau obesitas, kebiasaan ini bisa menjadi penyebab utama datangnya wasir. Karena alasan inilah sopir dan pekerja kantoran yang terbiasa duduk dalam durasi waktu yang sangat lama rentan terkena penyakit ini.

Kerap mengangkat beban yang berat
Tanpa kita sadari, sering mengangkat benda dengan beban yang berat ternyata juga bisa memicu datangnya wasir. Hal ini disebabkan oleh tekanan besar yang muncul pada tubuh saat berusaha untuk mengangkat beban yang berat. Hal ini ternyata ikut mempengaruhi tekanan pada bagian anus sehingga bisa memicu pembengkakan yang berujung pada datangnya wasir.

Malas mengkonsumsi makanan berserat
Jika kita tidak menerapkan pola makan yang sehat dan malas mengkonsumsi makanan berserat seperti sayur dan buah-buahan, maka kita akan cenderung rentan terkena masalah wasir. Hal ini disebabkan oleh terganggunya kelancaran proses pencernaan yang membuat kita susah buang air besar. Kondisi ini membuat kita lebih sering mengejan dan memberikan tekanan besar pada anus yang akhirnya menyebabkan datangnya ambeien. Hal yang sama terjadi jika kita juga kerap kekurangan asupan cairan.

Sudah tahu kan apa saja yang perlu dihindari jika tidak ingin terkena wasir yang merepotkan dan membuat rasa tidak nyaman?


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi