Terbit: 5 Maret 2018
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com– Saat ini kita sangat mudah memperoleh makanan kaleng di pasaran. Makanan kaleng menyediakan berbagai jenis bahan makanan mulai dari protein hewani, kacang-kacangan, sayur dan buah. Tidak hanya itu belakangan ini juga tersedai makanan kaleng siap saji yang terdiri dari menu lengkap.

Makanan Kaleng, Apakah Kandungan Gizinya Terpengaruh?

Makanan kaleng kerap kita pilih karena selain praktis makanan kaleng juga cenderung lebih awet. Makanan kaleng menyediakan banyak varian makanan sehinga memudahkan kita dalam mengonsumsi berbagai jenis makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh kita. Namun kira-kira bagaimana kandungan gizi makanan yang ada di makanan kaleng?

Menurut Roberta Duyff, pakar gizi dari Academy Nutrition and Dietetics, jika dilihat dari sisi kandungan gizinya, makanan kaleng ternyata memiliki keunggulan dibandingkan makanan segar.

Keunggulannya adalah beberapa jenis fitonutrien memiliki bioavaibilitas atau penyerapan yang lebih baik pada bentuk yang dikalengkan. Studi menunjukkan bahwa kandungan likopen pada tomat kalengan lebih baik diserap oleh tubuh jika dibandingkan dengan tomat mentah segar.

Selain itu, bahan makanan yang dikalengkan umumnya melalui suatu standar opersional dalam pembuatannya, salah satunya adalah pencucian. Hal ini akan membuat buah dan sayur yang dikalengkan memiliki kandungan bahan kimia dari perkebunan yang lebih rendah jika dibandingkan dengan buah dan sayur segar yang tidak melalui pencucian yang benar.

Makanan kalengan memiliki kandungan gizi yang sama baiknya dengan makanan segar karena kandungan gizi makanan kalengan selalu dijaga dalam proses pembuaatanya. Hanya saja pada makanan kalengan ada penambahan bahan pangan yang berfungsi untuk mengawetkan bahan makanan. Namun penambahan bahan tambahan pangan tersebut tidak banyak mengurangi kandungan gizi dari bahan makanan asli.

Makanan kaleng menyediakan bentuk fitonutrien yag lebih baik diserap tubuh dan lebih bebas bahan kimia. Meskipun ada penambahan bahan pengawet, kandungan gizi yang ada pada makanan umumnya tidak banyak berubah.

Jadi, makanan kaleng dapat menjadi alternatif pilihan makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi tubuh kita.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi