Terbit: 14 April 2019 | Diperbarui: 25 May 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Demi menurunkan berat badan, banyak orang yang sengaja hanya makan buah di malam hari. Logikanya, dengan makan buah, maka kita bisa mendapatkan asupan serat di malam hari yang mengenyangkan namun tidak akan membuat asupan kalori berlebihan. Selain itu, berbagai kandungan nutrisi di dalam buah juga dianggap bisa memberikan banyak manfaat kesehatan. Hanya saja, apakah tidak apa-apa jika kita hanya makan malam dengan buah?

Dampak Hanya Makan Malam dengan Buah

Efek makan malam hanya dengan buah saja

Pakar kesehatan menyebut kebiasaan ini ternyata tidak sehat. Meskipun buah termasuk dalam makanan yang paling baik bagi kesehatan, hanya makan buah untuk makan malam bisa menyebabkan ketidakseimbangan kadar gula darah. Apalagi jika kita terbiasa makan dalam jumlah yang banyak di siang hari dan hanya makan buah di malam hari.

Alih-alih hanya makan buah, pakar kesehatan menyarankan kita untuk menerapkan pola makan yang sehat dengan memperhatikan keseimbangan kadar gizi. Hanya saja, jika kita memang ingin menurunkan berat badan, turunkan porsi makanan yang kita konsumsi. Sebagai contoh, jika kita terbiasa makan nasi sebanyak satu piring di malam hari, mulailah dikurangi menjadi setengah piring. Selain itu, asupan serat seperti sayur bisa ditambah agar perut terasa kenyang.

Jika kita merasa lapar setelah jam makan malam, boleh makan buah untuk dijadikan camilan yang menyehatkan. Hal ini juga bisa membantu mencegah konsumsi karbohidrat atau lemak yang berlebihan.

Buah yang cocok untuk dikonsumsi di malam hari sebagai camilan

Prof. Dr. Hardinsyah, MS dari Institut Pertanian Bogor menyarankan kita untuk mengonsumsi buah dengan kandungan karbohidrat yang tidak terlalu tinggi layaknya jeruk atau apel. Jumlahnya juga sebaiknya dibatasi maksimal satu buah saja. Selain itu, ia juga menyarankan kita untuk mengonsumsi salad sayur jika memang masih merasa belum kenyang.

Beberapa hal lain yang patut untuk diperhatikan saat makan malam

Selain mempertimbangkan makanan apa saja yang bisa kita konsumsi di malam hari, pakar kesehatan menyarankan kita untuk memperhatikan hal-hal lainnya saat makan malam.

Berikut adalah berbagai hal tersebut.

  1. Waktu terbaik untuk makan malam

Sebuah penelitian yang dilakukan para ahli dari Harvard University Medical School menyebut meski makanan yang dikonsumsi saat makan malam tergolong sehat, jika dikonsumsi di waktu yang salah akan menyebabkan kekacauan sistem metabolisme.

Penelitian ini juga mengungkap fakta bahwa waktu terbaik untuk makan malam adalah sekitar pukul 17.00 hingga 19.00. Waktu makan ini dianggap pas karena tubuh biasanya akan sudah bisa benar-benar berhenti menerna makanan sebelum kita mulai beranjak tidur.

  1. Jangan makan terburu-buru

Pakar kesehatan menyebut tubuh membutuhkan waktu setidaknya 20 menit untuk mulai merasa kenyang saat makan. Karena alasan inilah sebaiknya kita makan dengan santai dan perlahan-lahan demi memberikan kesempatan bagi otak untuk mengeluarkan sinyal rasa kenyang. Hal ini bisa mencegah kebiasaan makan dengan porsi yang berlebihan. Selain itu, makan dengan perlahan-lahan juga akan membuat kinerja pencernaan menjadi lebih ringan.

  1. Menghindari beberapa jenis makanan tertentu

Saat makan malam, sebaiknya kita tidak mengonsumsi makanan yang terlalu pedas atau memiliki kandungan lemak yang tinggi. Makanan-makanan ini cenderung sulit dicerna dengan lancar oleh perut sehingga kita pun akan lebih rentan terkena gangguan pencernaan layaknya perut begah, kembung, atau bahkan kenaikan asam lambung. Bisa jadi kita akan mengalami susah tidur gara-gara hal ini.

Dengan memperhatikan hal ini, waktu makan malam akan jauh lebih baik bagi kesehatan tubuh.


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi