Terbit: 23 Agustus 2018 | Diperbarui: 25 Mei 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com- Banyak orang yang menganggap makan dengan tangan bisa memberikan kenikmatan yang luar biasa, jauh lebih nikmat jika dibandingkan dengan makan dengan memakai sendok atau sumpit. Biasanya, kita makan dengan tangan saat mengonsumsi makanan daging-dagingan seperti daging ayam atau makanan yang pedas. Yang tidak banyak orang ketahui adalah, makan dengan tangan ternyata bisa mencegah datangnya diabetes tipe 2.

Makan dengan Tangan Bisa Cegah Diabetes?

Dalam sebuah penelitian yang hasilnya dipublikasikan dalam jurnal berjudul Clinical Nutrition, disebutkan bahwa orang yang menderita diabetes tipe 2 cenderung mengonsumsi makanan dengan lebih cepat. Padahal, makan dengan sendok atau sumpit cenderung bisa membuat kita makan dengan lebih cepat karena memang kemampuannya dalam mempermudah mengambil makanan. Hal ini ternyata bisa membuat kadar gula darah bisa melonjak dengan lebih cepat dan akhirnya meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2.

Dengan makan dengan menggunakan tangan, maka kita pun akan cenderung mampu mengelola porsi makanan dengan lebih baik. Kita cenderung ingin benar-benar memaksimalkan rasa makanan sehingga mencampurkan beberapa lauk agar makanan bisa menjadi lebih berasa. Makan dengan lebih lambat bisa membantu kita menjadi kenyang dengan lebih cepat meski porsi makanan yang kita konsumsi baru sedikit. Hal ini tentu membuat kadar gula darah tidak mudah melonjak dengan  cepat.

Makan dengan tangan juga akan membantu bakteri baik di dalam tubuh berkembang dengan lebih baik sehingga merangsang sistem di dalam tubuh untuk bekerja dengan lebih kuat. Dengan adanya bakteri baik ini, maka kita pun tidak akan mudah terkena penyakit.

Hanya saja, sebelum makan dengan menggunakan tangan, pastikan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun hingga ke sela-sela jari sehingga kita tidak akan menelan bakteri, kuman, hingga bibit penyakit yang ada pada telapak tangan kita.


DokterSehat | © 2022 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi