Terbit: 14 December 2015 | Diperbarui: 25 November 2022
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Kecanduan pornografi belakangan menjadi isu besar di Indonesia. Kecanduan ini sering terabaikan, padahal dampak yang ditimbulkan kecanduan pornografi lebih besar ketimbang kecanduan narkoba.

Kecanduan Pornografi Sebabkan Kerusakan Pada Otak

Kecanduan pornografi merupakan tren baru masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang berdampak luas dan dalam waktu singkat dapat merusak tatanan psikososial masyarakat.

Kecanduan pornografi adalah perilaku berulang untuk melihat hal-hal yang merangsang nafsu seksual, dapat merusak kesehatan otak dan kehidupan seseorang, serta pecandu pornografi tidak sanggup menghentikannya.

Pornografi itu atau kejahatan seksual bisa merusak pada lima bagian otak. Terutama pada pre frontal corteks (belakang otak yang tepat berada di belakang dahi). Sedangkan kecanduan narkoba hanya merusak tiga bagian otak, papar Erlinda kepada Sindonews di Jakarta.

Lebih lanjut Erlinda menjelaskan, hal ini tidak hanya membuat prestasi seseorang menurun, namun juga membuat seseorang memiliki nafsu dan emosi berlebihan.

Keadaan ini disebabkan karena adanya rangsangan produksi dopamin dan endofrin atau bahan kimia otak yang membuat rasa senang dan merasa lebih baik menjadi hyper stimulating (rangsangan yang berlebihan).

“Jadi apabila orang yang sudah kecanduan, parahnya orang pakai baju saja dimata dia telanjang bulat. Padahal pakai busana,” tandasnya.


DokterSehat | © 2024 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi