Terbit: 25 Januari 2019
Ditulis oleh: Redaksi DokterSehat | Ditinjau oleh: Tim Dokter

DokterSehat.Com – Banyak yang masih belum tahu jika alpukat tidak hanya memiliki rasa yang lezat tetapi juga kaya akan zat-zat gizi. Kandungan alpukat cukup beragam dan memiliki jumlah yang banyak. Yuk, ketahui berbagai jenis kandungan buah alpukat beserta jumlahnya melalui ulasan berikut.

7 Kandungan Alpukat Kaya Manfaat, Ternyata Mengandung Antioksidan!

Mengenal Buah Alpukat

Alpukat adalah buah yang berasal dari Benua Amerika tepatnya di Meksiko. Buah yang memiliki nama latin Persea Americana ini pertama kali ditemukan oleh pasukan Spanyol yang sedang berada di daerah pedalaman suku Aztek.

Di tempat asalnya, alpukat dikenal dengan nama ahuacatl. Namun, orang-orang Spanyol menyebutnya dengan sebutan aguacate karena tidak bisa mengikuti pelafalan orang-orang suku Aztec. Seiring waktu, alpukat disebut dengan nama avocado dalam bahasa Inggris.

Setelah pasukan Spanyol membawa buah alpukat dari tempat asalnya, selanjutnya mereka pun memperkenalkan buah tersebut kepada orang-orang Eropa. Bagaimana alpukat bisa sampai Indonesia?

Alpukat dibawa oleh orang-orang Belanda yang datang ke Indonesia. Orang-orang di Indonesia pun selanjutnya mulai membudidayakannya sampai sekarang dan telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Kandungan Alpukat yang Kaya Manfaat

Alpukat terdiri dari beberapa jenis zat gizi yang kaya manfaat. Kandungan gizi alpukat di antaranya mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, dan beberapa senyawa antioksidan.

Berikut ini akan diuraikan berbagai jenis kandungan buah alpukat beserta jumlahnya:

1. Energi

Alpukat adalah buah yang memiliki kandungan energi yang cukup banyak. Beberapa kandungan zat gizi makro yang ada di dalam alpukat membuat buah alpukat memiliki kandungan energi sebesar 85 kalori untuk setiap 100 gram alpukat.

Baca Juga: Inilah 15 Manfaat Jus Alpukat untuk Kesehatan

2. Protein

Kandungan alpukat juga mengandung protein. Jumlah protein yang ada di dalam 100 gram buah alpukat adalah sebesar 0,90 gram. Protein yang ada di dalam buah alpukat sudah pasti termasuk ke dalam protein nabati.

3. Lemak

Buah alpukat mengandung lemak sebanyak 6,50 gram per 100 gram. Kandungan lemak yang ada di dalam alpukat terdiri dari asam lemak tak jenuh dan asam lemak jenuh. Alpukat memiliki kandungan asam lemak tak jenuh yang lebih banyak daripada asam lemak jenuh.

Asam lemak tidak jenuh yang ada di dalam buah alpukat mengandung asam oleat dan linoleat. Kedua jenis asam lemak tersebut sangat baik bagi kesehatan Anda. Asupan asam oleat dan linoleat yang cukup bisa menurunkan kadar kolesterol jahat.

4. Karbohidrat

Karbohidrat juga ada di dalam buah alpukat. Setiap 100 gram buah alpukat memiliki kandungan karbohidrat sebanyak 7,70 gram. Kandungan karbohidrat di dalam buah alpukat ini lumayan bisa mengganjal perut Anda yang sedang dilanda lapar.

5. Vitamin

Buah alpukat juga mengandung beberapa macam vitamin. Beberapa vitamin yang dikandung oleh buah alpukat yaitu vitamin A, vitamin B1 (tiamin), vitamin B2 (riboflavin), vitamin B3 (niasin), dan vitamin C.

Nilai kandungan vitamin yang ada pada 100 gram alpukat terdiri dari 180 IU vitamin A; 0,05 mg vitamin B1; 13 mg vitamin C. Beberapa jenis vitamin tersebut sangat baik bagi kesehatan Anda terutama kesehatan mata dan kulit.

6. Mineral

Kandungan alpukat juga terdiri dari beberapa jenis mineral. Beberapa jenis mineral yang ada di dalam buah alpukat di antaranya adalah 10 mg kalsium; 20 mg fosfor; dan 1 mg zat besi. Alpukat juga mengandung beberapa jenis mineral lainnya.

Ada beberapa mineral yang terdapat di dalam buah alpukat seperti kalium, potasium, dan sodium. Nilai dari beberapa jenis kandungan mineral tersebut memang belum diketahui jumlahnya tetapi kandungan potasium di dalam buah alpukat lebih banyak dari nanas.

7. Senyawa Antioksidan

Buah alpukat juga mengandung beberapa senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan. Beberapa senyawa antioksidan yang ada di dalam buah alpukat adalah saponin, alkaloid, dan flavonoid.

Ketiga senyawa tersebut memiliki aktivitas antioksidan yang sangat baik bagi kesehatan tubuh terutama dalam hal sistem kekebalan tubuh dan kecantikan. Oleh karena itu, tak heran jika buah alpukat sering dijadikan sebagai bahan di dalam produk kecantikan.

Nama Lain Alpukat

Pembudidayaan buah alpukat yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia membuat alpukat dikenal dengan nama yang agak berbeda. Alpukat yang merupakan sebutan umum bagi orang Indonesia terhadap buah asal Aztek ini umumnya berlaku juga bagi orang Jawa Barat.

Sebuah buah alpukat agak sedikit berbeda di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Orang-orang Jawa Tengah dan Jawa Timur menyebut buah alpukat dengan sebutan alpokat. Beberapa nama lain buah alpukat yaitu pookat (Lampung), jambu pokat (Batak), advokat, buah pokat, apokat, jambu wolanda, jambu mentega, dan jambu pooan.

Jenis-Jenis Buah Alpukat

Buah alpukat yang ada di dunia tidak hanya terdiri dari satu jenis varietas saja. Ada tiga jenis varietas buah alpukat, yaitu varietas Meksiko, varietas Guatemala, dan varietas West-Indian.

1. Alpukat Varietas Meksiko

Alpukat varietas Meksiko memiliki ciri-ciri ukuran buah yang kecil sebesar 200 gram, kulit tipis dan biji besar. Buah alpukat varietas Meksiko tahan terhadap suhu panas. Sayangnya, varietas ini jarang sekali dibudidayakan di Indonesia.

Baca Juga: Alpukat Campur Susu Berbahaya! Ini Resep Smoothie Avokad yang Sehat

2. Alpukat Varietas Guatemala

Berbeda dengan buah alpukat varietas Meksiko, alpukat varietas Guatemala memiliki buah dengan ukuran yang besar yaitu sebesar 200-300 gram. Kulitnya tebal dan keras tetapi memiliki biji kecil. Varietas Guatemala cukup banyak di Indonesia dan disebut alpukat batok (tempurung).

3. Alpukat Varietas West-Indian

Ukuran dari buah alpukat varieatas West-Indian adalah yang paling besar yaitu 400-2300 gram. Kulit dari buah alpukat varietas West-Indian ini cukup halus dan tidak kasar seperti varietas Guatemala.

Di Indonesia, varietas buah alpukat memiliki nama yang berbeda dan sudah ‘dilokalkan’. Beberapa varietas buah alpukat yang dikenal di Indonesia di antaranya adalah varietas hijau panjang, hijau bundar, mentega, merah bundar, dan batok.

 

Sumber:

  1. Afin Murtie. 2015. Infused Ice Cubes. Jakarta: Bhuana Ilmu Populer
  2. Reiza Farandika Kurniawan. 2014. Khasiat Dahsyat Alpukat: Mengobati & Mencegah Semua Penyakit. Jakarta: Lembar Langit Indonesia
  3. Rahmat Rukmana. 1997. Budidaya Alpukat. Yogyakarta: Kanisius
  4. USU: Tinjauan Pustaka (Buah Alpukat). http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/52111/Chapter%20II.pdf;jsessionid=65CE4F8D6D79B5040ED462C662C24CBF?sequence=4 [diakses pada 24 Januari 2019]
  5. Polsri: Tinjauan Pustaka (Alpukat). http://eprints.polsri.ac.id/993/3/BAB%20II.pdf [diakses pada 24 Januari 2019]
  6. UIN: DM Umami. 2009. Tinjauan Pustaka (Alpukat). http://etheses.uin-malang.ac.id/964/4/04520002%20Bab%202.pdf [diakses pada 24 Januari 2019]

DokterSehat | © 2021 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi